sepenggal cerita telah kuterima, sebuah kisah nyata yang membuatku merasa takut dan tersudut. Tentang seorang wanita yang mengenal lawan jenisnya di dunia maya. Wanita itu disapa seorang lelaki dengan kata-kata bijaksana. Hampir setiap hari, nasehat dan motivasi mengalir silih berganti. Lelaki itu tampak baik, sholeh, terpuji dengan pengetahuan agama yang mumpuni.
Simpati pun timbul, rasa suka itu muncul. Meski berbeda budaya dan dipisahkan oleh samudra hubungan itu terjalin begitu saja. Tak lagi peduli jilbab lebar yang ia kenakan, cinta dan suka tetap bisa melanda. Lelaki itu pun tampaknya bukan seorang pengecut, ia datangi rumah sang wanita dan bertemu dengan orang tuanya, kemudian berkata ingin menjalin hubungan yang tidak biasa.
Suatu ketika ada seorang perempuan yang tak dikenal menyampaikan sapaan pada sang wanita. Perempuan itu banyak bertanya kemudian mulai bercerita. Ia bercerita tentang lelaki yang sama, lelaki yang wanita kenal di dunia maya, yang pernah datang ke rumahnya. Tuturan si perempuan begitu mengejutkannya, membuat hatinya gundah. Bagaimana tidak? Lelaki yang ia sangka terpuji dengan pengetahuan agama mumpuni rupanya punya sisi tercela yang tak ia sangka.
Jauh hari sebelum ke rumah sang wanita, lelaki itu telah menjalin hubungan dengan si perempuan. Hubungan yang begitu dalam. Hubungan itu terjalin dengan cara yang sama, saling mengenal melalui dunia maya, kemudian kata-kata bijak juga ditebarkan, tempat tinggal yang berjauhan dan telah bertemu dengan orang tua si perempuan. Malah sang wanita menangkap bahwa si perempuan telah berbadan dua.
Saat lelaki itu dicecar dengan pertanyaan, ia mengakui semuanya dan memang sengaja menunggu hingga sang wanita tahu. Namun tak ada sesalan, tak ada ketegasan sikap, tak ada keberanian memutuskan pilihan atau keberanian mempertanggungjawabkan perbuatan dan terkesan menganggap itu bukanlah masalah besar. Dan lelaki ini pun berlindung di balik kata, "Biarlah nanti Allah yang menentukan."
Meski sudah diketahui belangnya, lelaki itu tetap saja memaksakan kehendaknya untuk menyunting sang wanita. "Bagaimana dengan perempuan itu?" tanya sang wanita. Dan dengan ringan lelaki itu menjawab, "Kalau pun ia nanti kunikahi aku juga akan tetap menikahimu."
"Rakus, egois, tidak tahu malu. Apakah semua lelaki seperti ini?" Batin wanita itu bertanya.
"Inikah lelaki? Yang hanya bisa merayu, mengumbar kata-kata bijaksana untuk melemahkan hati wanita kemudian mencampakkannya?"
"Inikah calon qowwam? inikah calon pelindung dan pembimbing keluarga? Begitu egoisnya dan mementingkan nafsunya semata?
"Inikah lelaki...?"
Dan aku hanya termenung bingung. Aku cuma bisa malu dengan yang dilakukan oleh kaumku. Kata pembelaan tak kusampaikan, karena pria seperti itu memang ada. Hanya kalimat pendek yang kukatakan, sebentuk cerminan asa yang menggumpal dalam dada, "Semoga tidak semua pria melakukan hal yang sama..."
Rasa takut terajut, ketakutan bahwa aku melakukan hal yang tak jauh berbeda. Mungkin pula tanpa sadar, kata-kata bijak, hikmah, nasehat, saran dan masukan berubah menjadi umpan untuk menarik perhatian. Betapa ruginya bila segala yang disampaikan berakhir sia-sia di sisi-Nya...
Dan entah dari mana, terngiang sebuah seruan yang menggema, menusuk-nusuk jiwa... duhai pemuda! Bencana! Duhai pemuda! Bencana!
Duhai pemuda, Bencana!
Saat kau hanya sibuk mengumbar kata di antara wanita. Berdalih menyerukan kebenaran dan menunjukkan jalan kebaikan. Namun kau begitu menikmati di kala wanita-wanita itu mengagumi dan menyukai setiap kata yang kau ucapkan. Tak kah kau sadari, lubang neraka sedang engkau masuki karena telah menyebabkan hati-hati itu tertambat pada selain Ilahi?
Duhai pemuda, Bencana!
Saat kamu tak juga menjaga pandangmu. Memilih dan memilah target dakwah hanya berdasar rupa dan jenis kelaminnya. Kamu demikian bangga saat komentar dan ucapan terima kasih dari lawan jenismu datang mengisi hari-harimu. Apa kamu kira berpahala di sisi-Nya? Apa kamu kira kau terpuji dan masuk surga ketika engkau mencari perhatian kaum wanita. Duhai meruginya saat syirik kecil dibiarkan bercengkrama di dasar hatinya.
Duhai pemuda, Bencana!
Saat hati telah terkotori syahwat syaithoni. Sungguh dakwah picisanmu tak ada nilainya. Sedang nabi saja ditegur oleh-Nya dengan surat 'Abasa, karena lebih senang menyampaikan ajaran Islam dan berbincang dengan para pemuka dari pada dengan seorang yang buta.
Duhai pemuda, Bencana!
Dan apa yang akan kau katakan? Pembelaan? Beralasan dengan dalil "Semua tergantung pada niatnya."? Apakah kau pikir niat baik saja cukup untuk membuat amal yang kau lakukan diterima di sisi-Nya tanpa ittiba' pada Nabi-Nya? Apakah Rasulullah mengkhususkan untuk menyapa kaum wanita saja? Apakah Rasulullah menggunakan kata-kata bijaksana untuk merayu lawan jenisnya? Apakah Rasulullah berlama-lama dalam berbincang tanpa tujuan dengan kaum hawa yang bukan mahromnya?
Duhai pemuda, sayangilah dirimu. Sebelum ketentuan-Nya berlaku, dan tak ada lagi pintu yang dibuka untukmu. Ia memang pengasih, namun adzab-Nya pun juga pedih.
Rabu, 10 Februari 2010
Tafsir surat Al Ashr (Wal ashri)
Demi masa,[1]. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,[2]. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.”[3]
Berikut ini apa yang saya pernah pahami tentang Tafsir surat Al Ashr (Wal ashri).
Demi masa,[1]. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian
dalam ayat ini Allah Ta’ala menjelaskan bahwa semua manusia berada dalam kerugian total. entah itu pedagang, petani, tua, muda,tinggal di desa atau kota semua dalam kerugian kecuali orang yang mau beriman. iman yang dikehendaki oleh agama adalah iman yang standard sebagaimana nabi bersabda bahwa barangsiapa yang mengucapkan kalimat thoyyibah dengan ikhlas maka dia akan masuk sorga. para sahabat R.anhum bertanya ,"'apa itu ikhlas ya rasulullah? sabda nabi , "menjauhi apa yang diharamkan Allah". jadi iman yang standard adalah iman yang mampu menjauhkan kita dari apa-apa yang diharamkan Allah. kemudian apa cukup beriman? tidak ! kita masih rugi kita perlu mengerjakan amal soleh. amal soleh yang bagaimana? bukan amal soleh yang seremonial tapi amal soleh yang memang bisa kita rasakan kelezatan atau kemanisan iman di hati kita. bukan ibadah yang semata-mata memenuhi kewajiban. tapi ada kerinduan pada Allah. ada rasa ingin berjumpa pada Allah SWT. kemudian tidak cukup hanya iman dan amal soleh tapi juga harus nasehat-menasehati supaya mentaati kebenaran. harus peduli dengan orang lain.ingat akan riwayat bani asyariyyin. satu bani yang dipenuhi oleh orang soleh tetapi ditegur dengan keras oleh Rasulullah SAW karena tidak mau mengingatkan kampung sebelahnya yang bodoh atau jahil terhadap ilmu agama. kemudian jika sudah iman amal dan saling menasehati itupun masih rugi. kalo mau untung tahap yang keempat harus dikerjakan. ketika dalam proses saling mengingatkan perlu ada kesabaran atau menetapi kesabaran....
itu dulu ya....
best regards
hamba Allah yang lemah..
Berikut ini apa yang saya pernah pahami tentang Tafsir surat Al Ashr (Wal ashri).
Demi masa,[1]. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian
dalam ayat ini Allah Ta’ala menjelaskan bahwa semua manusia berada dalam kerugian total. entah itu pedagang, petani, tua, muda,tinggal di desa atau kota semua dalam kerugian kecuali orang yang mau beriman. iman yang dikehendaki oleh agama adalah iman yang standard sebagaimana nabi bersabda bahwa barangsiapa yang mengucapkan kalimat thoyyibah dengan ikhlas maka dia akan masuk sorga. para sahabat R.anhum bertanya ,"'apa itu ikhlas ya rasulullah? sabda nabi , "menjauhi apa yang diharamkan Allah". jadi iman yang standard adalah iman yang mampu menjauhkan kita dari apa-apa yang diharamkan Allah. kemudian apa cukup beriman? tidak ! kita masih rugi kita perlu mengerjakan amal soleh. amal soleh yang bagaimana? bukan amal soleh yang seremonial tapi amal soleh yang memang bisa kita rasakan kelezatan atau kemanisan iman di hati kita. bukan ibadah yang semata-mata memenuhi kewajiban. tapi ada kerinduan pada Allah. ada rasa ingin berjumpa pada Allah SWT. kemudian tidak cukup hanya iman dan amal soleh tapi juga harus nasehat-menasehati supaya mentaati kebenaran. harus peduli dengan orang lain.ingat akan riwayat bani asyariyyin. satu bani yang dipenuhi oleh orang soleh tetapi ditegur dengan keras oleh Rasulullah SAW karena tidak mau mengingatkan kampung sebelahnya yang bodoh atau jahil terhadap ilmu agama. kemudian jika sudah iman amal dan saling menasehati itupun masih rugi. kalo mau untung tahap yang keempat harus dikerjakan. ketika dalam proses saling mengingatkan perlu ada kesabaran atau menetapi kesabaran....
itu dulu ya....
best regards
hamba Allah yang lemah..
DELAPAN DESA MASUK ISLAM DI KAMERUN
Seorang da'i asal Kamerun bernama Abdul Karim Abu Yerima yang juga merupakan Direktur pada Kantor majelis Internasional Pemuda Muslim di Kamerun menyatakan bahwa penduduk delapan desa di negeri itu telah masuk Islam Allah dengan kerelaan hati dan tanpa paksaan.
Sebelumnya masih menurut Abdul Karim, penduduk di desa-desa Kamerun merupakan penyembah berhala sampai kemudian aktivitas gereja yang masif dan marak di desanya, termasuk keluarganya mengikuti agama kristen, namun dengan usaha yang keras dan tanpa kenal henti dari para da'i muslim - mereka mampu menyadarkan penduduk-penduduk desa dan banyak di antara mereka akhirnya masuk Islam.
Majelis Pemuda Muslim dunia menyatakan: "Tiga desa di Kamerun yaitu desa "Koadi","Tulum", dan "Bezil", satu demi satu penduduk desa tersebut masuk Islam, tidak kurang tiga ribu penduduk desa yang menyatakan keIslamannya.! Subhanallah..
Sekelompok pemuda yang telah masuk Islam di desa-desa tersebut ikut membantu penyebaran agama Islam di antara orang-orang yang berada di desa-desa terdekat hingga 5 desa lainnya akhirnya ikut masuk Islam di tangan anak-anak muda ini dan menjadikan jumlah penduduk yang memeluk Islam sekitar 7 ribu orang.
Pada situs majelis pemuda muslim dunia menyatkan: "Hal ini sesuatu yang sangat bagus, dengan bertobatnya penduduk kemudian memilih untuk masuk Islam - Alhamdulillah karena berkat upaya para pendukung di forum pemuda muslim dunia melalui kantor cabang di Kamerun usaha mendakwahkan Islam menjadi berhasil."
Da'i Kamerun Abdul Karim Abu Yerima berkata: "para dai melakukan usaha dakwah pada dua jalan; pertama: terhadap umat Islam, dengan mengajak mereka untuk belajar tentang agama mereka lebih banyak lagi, dan mematuhi Islam sebagai sistem kehidupan dan yang kedua: dengan non-Muslim - mengajarkan kepada mereka tentang agama Islam dan toleransi dengan harapan mereka akan mendapat hidayah dari Allah untuk kemudian masuk Islam."
Abdul Kamrin menambahkan: "wilayah di mana mereka berada masyarakatnya telah memeluk Islam, sebelumnya banyak penduduk yang menyembah berhala akhirnya masuk kristen atas usaha para misionaris yang dengan gigih mendakwahkan agama mereka ke setiap rumah penduduk dan ke setiap orang termasuk di wilayah potensial yang berada di luar jangkauan dakwah para da'i muslim."
Ia juga mengatakan bahwa para aktivis majelis pemuda muslim dunia di Kamerun telah masuk ke tiga desa dan mendakwahkan Islam kepada masyarakat dan kepada kepala suku disana sehingga mereka semua masuk Islam."( eramuslim.com )
Sebelumnya masih menurut Abdul Karim, penduduk di desa-desa Kamerun merupakan penyembah berhala sampai kemudian aktivitas gereja yang masif dan marak di desanya, termasuk keluarganya mengikuti agama kristen, namun dengan usaha yang keras dan tanpa kenal henti dari para da'i muslim - mereka mampu menyadarkan penduduk-penduduk desa dan banyak di antara mereka akhirnya masuk Islam.
Majelis Pemuda Muslim dunia menyatakan: "Tiga desa di Kamerun yaitu desa "Koadi","Tulum", dan "Bezil", satu demi satu penduduk desa tersebut masuk Islam, tidak kurang tiga ribu penduduk desa yang menyatakan keIslamannya.! Subhanallah..
Sekelompok pemuda yang telah masuk Islam di desa-desa tersebut ikut membantu penyebaran agama Islam di antara orang-orang yang berada di desa-desa terdekat hingga 5 desa lainnya akhirnya ikut masuk Islam di tangan anak-anak muda ini dan menjadikan jumlah penduduk yang memeluk Islam sekitar 7 ribu orang.
Pada situs majelis pemuda muslim dunia menyatkan: "Hal ini sesuatu yang sangat bagus, dengan bertobatnya penduduk kemudian memilih untuk masuk Islam - Alhamdulillah karena berkat upaya para pendukung di forum pemuda muslim dunia melalui kantor cabang di Kamerun usaha mendakwahkan Islam menjadi berhasil."
Da'i Kamerun Abdul Karim Abu Yerima berkata: "para dai melakukan usaha dakwah pada dua jalan; pertama: terhadap umat Islam, dengan mengajak mereka untuk belajar tentang agama mereka lebih banyak lagi, dan mematuhi Islam sebagai sistem kehidupan dan yang kedua: dengan non-Muslim - mengajarkan kepada mereka tentang agama Islam dan toleransi dengan harapan mereka akan mendapat hidayah dari Allah untuk kemudian masuk Islam."
Abdul Kamrin menambahkan: "wilayah di mana mereka berada masyarakatnya telah memeluk Islam, sebelumnya banyak penduduk yang menyembah berhala akhirnya masuk kristen atas usaha para misionaris yang dengan gigih mendakwahkan agama mereka ke setiap rumah penduduk dan ke setiap orang termasuk di wilayah potensial yang berada di luar jangkauan dakwah para da'i muslim."
Ia juga mengatakan bahwa para aktivis majelis pemuda muslim dunia di Kamerun telah masuk ke tiga desa dan mendakwahkan Islam kepada masyarakat dan kepada kepala suku disana sehingga mereka semua masuk Islam."( eramuslim.com )
"Wa'tashimuu bihablillaahi jamii aw walaa tafarroquu . . . (aal 'imroon 103) . Saudara ku seiman dan seagama !!! . . . Saat ini ketenangan,ketenteraman,kedamaian,kebahagian dan ukhuwwah islaamiyyah kita dinegara tercinta ini bahkan seluruh umat islam didunia,kembali terusik,api perseteruan antar umat islam,perdebatan yang tak ada batas,masalah yang tidak pernah terpecahkan,yang ada,timbul dikalangan mereka merasa lebih benar,lebih pintar,kesemua itu didasari kepicikan cara berfikir mereka,yang pada akhirnya emosi yang dikedepankan,lagi 2 buntu permasalahan dan tidak terpecahkan. Saudara !!! . . . Ada segelintir orang yang berusaha mengorek2 untuk ditimbulkan kepermukaan masalah yang sudah baku dikalangan umat islam,dengan tujuan agar umat islam mengikuti ajaran,faham dan doktrin doktrin yang bersumber dari kekecewaan,bagi mereka yang sefaham dengan nya,tentu akan merasa senang,bahkan mendukungnya,tapi bagi yang tidak sefaham,akan resah dan bingung ,mereka berani mengatakan golongan itu ahli bid'ah,golongan itu sesat,karena mengakui adanya 4(ampat) khulaafaurroosyidiin,yang lebih sangat menyakitkan hati,mereka melaknat,membenci bahkan memusuhi para sahabat yang berjuang bersama2 Nabi SAW. Menegakkan kalimat tauhid
MARI KITA MENGENANG DAN MEMBALAS BUDI BAIK
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuhAllah SWT dzat yang maha pengasih dan penyayang mengajarkan pada kita untuk berkasih sayang dan mengingat budi baik diantara sesama manusia terutama budi baik yang diberikan oleh sesama orang Islam. Dalam QS.2 ayat 237 Allah SWT berfirman “WALA TANSAWUL FADLA BAYNAKUM” dalam bahasa Indonesia “DAN JANGANLAH KAMU MELUPAKAN BUDI BAIK DI ANTARA KAMU” Penggalan dari satu ayat di surat Al-Baqarah ini menjelaskan adab-adab yang harus ditunaikan oleh seorang mantan suami kepada mantan istrinya setelah istri yang dinikahi dengan sah itu diceraikan. Namanya cerai tentu ada hal-hal yang tidak sesuai bahkan mungkin pertengkaran hebat yang menyebabkan kedengkian diantara kedua pasangan bahkan mungkin diantara keluarga besar masing-masing. Walaupun demikian Allah SWT masih mengingatkan agar WALA TANSAWUL FADLA BAYNAKUM artinya “dan janganlah kamu melupakan budi baik di antara kamu”. Meskipun pernah bertengkar atau ada masalah tetapi tetapi orang beriman harus bersifat obyektif. Kadangkala kebencian kita kepada seseorang menyebabkan kita tidak obyektif dalam memandang persoalan. Begitu kita didzolimi oleh satu orang dengan satu kedzoliman yang kecil misalnya maka seolah-olah kebaikan orang lain tertutup ;yang adalah keburukannya. Jika demikian kita tidak bisa adil . dan jika kita tidak adil berarti kita belum mencapai derajat taqwa. Ulama mengajarkan meski ada sedikit keburukan orang lain cobalah pandang kebaikannya dan meski ada kebaikan pada kita cobalah koreksi kesalahan dan kelemahan kita.
Berkaitan dengan mengenang budi Ulama juga mengajarkan kepada kita untuk selalu mengenang budi dan membalas budi baik semua orang yang telah berbuat baik pada kita. Terutama para ulama, guru agama dan orang tua yang telah mengenalkan kita kepada Allah dan Rasul-Nya. Jangan sampai kita berbuat durhaka karena Rasulullah SAW bersabda, LA YASKURULLAHA MAN LAM YASKURINNAS : tidak bersyukur/berterima kasih pada Allah orang yang tidak berterimakasih pada manusia. Hari ini kita lihat fenomena di televisi seorang anak SMU karena minta uang Rp.100 ribu tidak diberi oleh orang tuanya orang tuanya dibunuh. Dan masih banyak kasus-kasus sejenis. Anak durhaka semacam ini tidak usah menunggu disiksa di akherat di dunianya pasti mendapat hukuman dari Allah karena tidak pandai berterimakasih pada orangtuanya. Naudzubillah min dzalik.
Sekali lagi kami sampaikan marilah kita selalu mengenang budi baik ulama, guru agama dan orang tua yang telah mendidik kita.Dengan ini Allah akan memuliakan kita dan kehidupan kita akan menjadi kehidupan yang barokah karena dirahmati Allah SWT.
Semoga kita bisa mengamalkan sampai akhir hayat kita.
Berkaitan dengan mengenang budi Ulama juga mengajarkan kepada kita untuk selalu mengenang budi dan membalas budi baik semua orang yang telah berbuat baik pada kita. Terutama para ulama, guru agama dan orang tua yang telah mengenalkan kita kepada Allah dan Rasul-Nya. Jangan sampai kita berbuat durhaka karena Rasulullah SAW bersabda, LA YASKURULLAHA MAN LAM YASKURINNAS : tidak bersyukur/berterima kasih pada Allah orang yang tidak berterimakasih pada manusia. Hari ini kita lihat fenomena di televisi seorang anak SMU karena minta uang Rp.100 ribu tidak diberi oleh orang tuanya orang tuanya dibunuh. Dan masih banyak kasus-kasus sejenis. Anak durhaka semacam ini tidak usah menunggu disiksa di akherat di dunianya pasti mendapat hukuman dari Allah karena tidak pandai berterimakasih pada orangtuanya. Naudzubillah min dzalik.
Sekali lagi kami sampaikan marilah kita selalu mengenang budi baik ulama, guru agama dan orang tua yang telah mendidik kita.Dengan ini Allah akan memuliakan kita dan kehidupan kita akan menjadi kehidupan yang barokah karena dirahmati Allah SWT.
Semoga kita bisa mengamalkan sampai akhir hayat kita.
RELA MASUK NERAKA ASALKAN DAPAT MEMBUNUH PARA SAHABAT
SALAH SEORANG Syi'i RELA MASUK NERAKA ASALKAN DAPAT MEMBUNUH PARA SAHABATSedangkan Ahlussunnah..senantiasa berharap di jauhkan dari neraka...
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَاخْتِلافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لأولِي الألْبَابِ
الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
رَبَّنَا إِنَّكَ مَنْ تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah Subhanahu wata’ala sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa Neraka. Ya Tuhan kami, sesungguhnya barang siapa yang Engkau masukkan ke dalam Neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang lalim seorang penolongpun.” (Ali Imron: 190-192)
Dan jadilah seperti orang-orang yang disifatkan dalam firman-Nya,
وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الأرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلامًا
وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا
وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا
إِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا
“Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka. Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, jauhkan azab Jahanam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal”. Sesungguhnya Jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.” (Al Furqaan: 63-66)
TAUBATLAH KALIAN WAHAI SYIAH
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَاخْتِلافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لأولِي الألْبَابِ
الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
رَبَّنَا إِنَّكَ مَنْ تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah Subhanahu wata’ala sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa Neraka. Ya Tuhan kami, sesungguhnya barang siapa yang Engkau masukkan ke dalam Neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang lalim seorang penolongpun.” (Ali Imron: 190-192)
Dan jadilah seperti orang-orang yang disifatkan dalam firman-Nya,
وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الأرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلامًا
وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا
وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا
إِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا
“Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka. Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, jauhkan azab Jahanam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal”. Sesungguhnya Jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.” (Al Furqaan: 63-66)
TAUBATLAH KALIAN WAHAI SYIAH
Sindrom Stephen Johnson
Akhir-akhir ini dunia medis dikejutkan oleh maraknya pemberitaan terkait dengan dugaan malpraktek yang dilakukan oleh salah seorang dokter yang mengakibatkan seorang gadis belia mengalami kerusakan pada seluruh wajahnya yang diduga disebabkan karena alergi obat, yang diberikan oleh si dokter kepada gadis tersebut. Mungkin anda sudah tahu apa nama penyakit itu? Ya! Steven Johnson Syndrome namanya. Nama yang cukup keren untuk istilah sebuah penyakit.
Sebenarnya apa penyakit Steven Johnson Sindrome itu?
Apa penyebabnya? Obatkah? Viruskah? Bakterikah? Atau lainnya?
Lalu, apa saja gejala penyakit itu dan mengapa bisa terjadi?
Anda penasaran?
Maka ikutilah tulisan sederhana ini. InsyaALLOH, rasa ingin tau anda akan sedikit terobati dan semoga semua pertanyaan-pertanyaan anda akan terjawab setelah membaca informasi dibawah ini.
Bismillahirrohmanirrohim…
Apa itu Steven Johnson Syndrome?
Steven Johnson Sindrome merupakan sindrom (kumpulan gejala) yang mengenai kulit, selaput lendir di orifisium (muara/lubang) dan mata dengan keadaan umum yang bervariasi dari ringan sampai berat. Adapun kelainan dapat berupa eritema (kemerahan pada kulit karena pelebaran pembuluh darah), vesikel/bula (gelembung pada kulit yang berisi cairan) dan dapat disertai dengan purpura (bercak-bercak perdarahan pada kulit/selaput lendir).
Dalam kamus kedokteran Dorland didefinisikan sebagai bentuk eritema multiforme fatal (kemerahan yang banyak/menyeluruh) yang timbul dengan prodormal (gejala awal) seperti flu, ditandai dengan adanya lesi sistemik (kerusakan sistemik) dan mukokutan yang berat.
Steven Johnson Syndrome biasa disebut juga sebagai penyakit eritema multiforme mayor.
Insidensi penyakit ini sebenarnya sangat jarang, tercatat hanya sekitar 2-3% per juta populasi di Negara Eropa dan Amerika. Lebih sering diderita oleh manusia di usia dewasa dibandingkan anak-anak.
Apa Penyebabnya?
Dari berbagai refrensi disebutkan, bahwa penyebab pastinya belum diketahui. Namun ada faktor pencetus yang mengakibatkan terjadinya penyakit ini.
Faktor penyebab utama adalah alergi obat yajni dengan presentasi lebih dari 50%. Alergi obat tersering adalah golongan obat analgetik (pereda nyeri), antipiretik (penurun demam) sekitar 45%, golongan karbamazepin sekitar 20% dan sisanya adalah jenis jamu-jamuan. Macam obat yang sering menjadi penyebab yakni penisilin, barbiturate, amiksisilin, kotrimoksasol, sefriakson dan adiktif (penenang).
Faktor lainnya yang dapat menyebabkan yakni :
- Infeksi seperti virus, jamur, bakteri dan juga parasit.
- Faktor fisik seperti sinar x, sinar matahari dan cuaca
- Penyakit kolagen vascular (serabut kolagen pembuluh darah)
- Neoplasma (keganasan)
- Kontaktan (hanya sebagian kecil)
Adapun faktor yang mempengaruhi timbulnya penyakit ini adalah musim/iklim dimana cuaca dingin lebih berpengaruh, dan juga lingkungan fisik seperti sinar x, hawa yang dingin juga ketersediaan sinar matahari.
Mengapa Bisa Terjadi?
Penyakit ini umumnya terjadi karena adanya reaksi hipersensitif dari sistem imun kita. Dimana sistem kekebalan tubuh yang terlalu sensitif akan memicu reaksi tubuh berupa hipersensitif tipe II (berdasarkan klasifikasi Coomb dan Gel). Adapun selanjutnya, karena adanya reaksi ini maka tubuh akan bereaksi dengan munculnya gejala-gejala awal. Adapun sasaran awal dari reaksi hipersensitifitas ini adalah kulit berupa destruksi keratinosit (perusakan lapisan keratin kulit)
Apa Saja Gejala Klinisnya?
Gejala klinis yang timbul dapat bervariasi mulai dari ringan sampai berat. Pada gejala klinis yang berat penderita umumnya mengalami penurunan kesadaran sampai koma. Perjalanan penyakit ini biasanya akut (cepat) dengan gejala prodormalseperti demam tinggi, malese(kelemahan), nyeri kepala, batuk, pilek dan nyeri tenggorokan. Gejala ini biasanya dapat dialami sampai dengan 2 minggu.
Gejala klinis yang khas yakni adanya Trias kalainan (3 kelainan) yakni,
1. Kelainan Kulit
Kelainan pada kulit berupa : eritema, vesikel, bula bahkan purpura. Kelainan biasanya bersigat generalisata (penyeluruh). Sifat dari eritema yakni berbentuk cincin (tenggahnya lebih gelap) biasanya berwarna ungu.
2. Kelainan Selaput Lendir pada Orifisium
Kelainan selaput lendir yang paling sering adalah di mukosa (lapisan tipis) mulut (100%), kemudian di alat genital (50%) sedangkan di lubang hidung atau anus jarang (8% dan 5%). Kelainan ini dapat berupa vesikel ataupun bula yang cepat sekali memecah sehingga terjadi erosi (kerusakn kulit yang dangkal) dan ekskoriasi (lecet/kerusakan kulit yang dalam) dan krusta yang hitam.
3. Kelainan pada Mata
Kelianan pada mata merupakan 80% di antara semua kasus. Dimana yang paling sering adalah konjungtivitis (radang pada konjungtiva)
Apa Komplikasinya?
Komplikasi dari penyakit Steven Johnson Syndrome adalah bronkopneumonia (radang bronkus dan pneumonia) yakni sekitar 16%. Komplikasi yang lain yakni kehilangan cairan ataupun darah, gangguan keseimbangan elektrolit dan syok. Pada mata dapat terjadi kebutaan.
Bagaimana Pengobatannya?
Langkah pertama yakni menjauhkan factor penyebab/pencetusnya. Bila yang dicurigai adalah obat, maka hentikan konsumsi obat tersebut.
Secara umum penangannya yakni mengembalikan keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh penderita dengan pemberian cairan infuse karena umumnya penderita mengalami dehidrasi. Jika penderita mengalami koma, maka tindakan kedaruratan harus dilakukan yakni dengan menjaga keseimbangan oksigen harus dipertahankan.
Pengobatan khusus berupa pengobatan sistemik yakni dengan pemberian obat golongan kortikosteroid dosis tinggi seperti obat prednisone, dan deksametason. Pengobatan topical (luar/untuk kulit) yakni untuk bula dan vesikel yang memecah diberi bedak salisil 2%, kelainan yang basah dikompres dengan asam salisil 1%, kelainan pada mulut dikompres asam borat 3% dan konjungtivitis (radang konjungtiva) diberi salep mata yang mengandung kortikosteroid ataupun antibiotic.
Semoga sedikit informasi ini bisa bermanfaat bagi pembaca sekalian..
Wallahu ta’ala a’lam bi shawab
*refrensi : kamus kedokteran Dorland_EGC, kamus kedokteran _penerbitdjambatan, ilmu penyakit kulit kelamin_FK UI, saripati penyakit kulit_EGC, patofisiologi vol 2_EGC
Sebenarnya apa penyakit Steven Johnson Sindrome itu?
Apa penyebabnya? Obatkah? Viruskah? Bakterikah? Atau lainnya?
Lalu, apa saja gejala penyakit itu dan mengapa bisa terjadi?
Anda penasaran?
Maka ikutilah tulisan sederhana ini. InsyaALLOH, rasa ingin tau anda akan sedikit terobati dan semoga semua pertanyaan-pertanyaan anda akan terjawab setelah membaca informasi dibawah ini.
Bismillahirrohmanirrohim…
Apa itu Steven Johnson Syndrome?
Steven Johnson Sindrome merupakan sindrom (kumpulan gejala) yang mengenai kulit, selaput lendir di orifisium (muara/lubang) dan mata dengan keadaan umum yang bervariasi dari ringan sampai berat. Adapun kelainan dapat berupa eritema (kemerahan pada kulit karena pelebaran pembuluh darah), vesikel/bula (gelembung pada kulit yang berisi cairan) dan dapat disertai dengan purpura (bercak-bercak perdarahan pada kulit/selaput lendir).
Dalam kamus kedokteran Dorland didefinisikan sebagai bentuk eritema multiforme fatal (kemerahan yang banyak/menyeluruh) yang timbul dengan prodormal (gejala awal) seperti flu, ditandai dengan adanya lesi sistemik (kerusakan sistemik) dan mukokutan yang berat.
Steven Johnson Syndrome biasa disebut juga sebagai penyakit eritema multiforme mayor.
Insidensi penyakit ini sebenarnya sangat jarang, tercatat hanya sekitar 2-3% per juta populasi di Negara Eropa dan Amerika. Lebih sering diderita oleh manusia di usia dewasa dibandingkan anak-anak.
Apa Penyebabnya?
Dari berbagai refrensi disebutkan, bahwa penyebab pastinya belum diketahui. Namun ada faktor pencetus yang mengakibatkan terjadinya penyakit ini.
Faktor penyebab utama adalah alergi obat yajni dengan presentasi lebih dari 50%. Alergi obat tersering adalah golongan obat analgetik (pereda nyeri), antipiretik (penurun demam) sekitar 45%, golongan karbamazepin sekitar 20% dan sisanya adalah jenis jamu-jamuan. Macam obat yang sering menjadi penyebab yakni penisilin, barbiturate, amiksisilin, kotrimoksasol, sefriakson dan adiktif (penenang).
Faktor lainnya yang dapat menyebabkan yakni :
- Infeksi seperti virus, jamur, bakteri dan juga parasit.
- Faktor fisik seperti sinar x, sinar matahari dan cuaca
- Penyakit kolagen vascular (serabut kolagen pembuluh darah)
- Neoplasma (keganasan)
- Kontaktan (hanya sebagian kecil)
Adapun faktor yang mempengaruhi timbulnya penyakit ini adalah musim/iklim dimana cuaca dingin lebih berpengaruh, dan juga lingkungan fisik seperti sinar x, hawa yang dingin juga ketersediaan sinar matahari.
Mengapa Bisa Terjadi?
Penyakit ini umumnya terjadi karena adanya reaksi hipersensitif dari sistem imun kita. Dimana sistem kekebalan tubuh yang terlalu sensitif akan memicu reaksi tubuh berupa hipersensitif tipe II (berdasarkan klasifikasi Coomb dan Gel). Adapun selanjutnya, karena adanya reaksi ini maka tubuh akan bereaksi dengan munculnya gejala-gejala awal. Adapun sasaran awal dari reaksi hipersensitifitas ini adalah kulit berupa destruksi keratinosit (perusakan lapisan keratin kulit)
Apa Saja Gejala Klinisnya?
Gejala klinis yang timbul dapat bervariasi mulai dari ringan sampai berat. Pada gejala klinis yang berat penderita umumnya mengalami penurunan kesadaran sampai koma. Perjalanan penyakit ini biasanya akut (cepat) dengan gejala prodormalseperti demam tinggi, malese(kelemahan), nyeri kepala, batuk, pilek dan nyeri tenggorokan. Gejala ini biasanya dapat dialami sampai dengan 2 minggu.
Gejala klinis yang khas yakni adanya Trias kalainan (3 kelainan) yakni,
1. Kelainan Kulit
Kelainan pada kulit berupa : eritema, vesikel, bula bahkan purpura. Kelainan biasanya bersigat generalisata (penyeluruh). Sifat dari eritema yakni berbentuk cincin (tenggahnya lebih gelap) biasanya berwarna ungu.
2. Kelainan Selaput Lendir pada Orifisium
Kelainan selaput lendir yang paling sering adalah di mukosa (lapisan tipis) mulut (100%), kemudian di alat genital (50%) sedangkan di lubang hidung atau anus jarang (8% dan 5%). Kelainan ini dapat berupa vesikel ataupun bula yang cepat sekali memecah sehingga terjadi erosi (kerusakn kulit yang dangkal) dan ekskoriasi (lecet/kerusakan kulit yang dalam) dan krusta yang hitam.
3. Kelainan pada Mata
Kelianan pada mata merupakan 80% di antara semua kasus. Dimana yang paling sering adalah konjungtivitis (radang pada konjungtiva)
Apa Komplikasinya?
Komplikasi dari penyakit Steven Johnson Syndrome adalah bronkopneumonia (radang bronkus dan pneumonia) yakni sekitar 16%. Komplikasi yang lain yakni kehilangan cairan ataupun darah, gangguan keseimbangan elektrolit dan syok. Pada mata dapat terjadi kebutaan.
Bagaimana Pengobatannya?
Langkah pertama yakni menjauhkan factor penyebab/pencetusnya. Bila yang dicurigai adalah obat, maka hentikan konsumsi obat tersebut.
Secara umum penangannya yakni mengembalikan keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh penderita dengan pemberian cairan infuse karena umumnya penderita mengalami dehidrasi. Jika penderita mengalami koma, maka tindakan kedaruratan harus dilakukan yakni dengan menjaga keseimbangan oksigen harus dipertahankan.
Pengobatan khusus berupa pengobatan sistemik yakni dengan pemberian obat golongan kortikosteroid dosis tinggi seperti obat prednisone, dan deksametason. Pengobatan topical (luar/untuk kulit) yakni untuk bula dan vesikel yang memecah diberi bedak salisil 2%, kelainan yang basah dikompres dengan asam salisil 1%, kelainan pada mulut dikompres asam borat 3% dan konjungtivitis (radang konjungtiva) diberi salep mata yang mengandung kortikosteroid ataupun antibiotic.
Semoga sedikit informasi ini bisa bermanfaat bagi pembaca sekalian..
Wallahu ta’ala a’lam bi shawab
*refrensi : kamus kedokteran Dorland_EGC, kamus kedokteran _penerbitdjambatan, ilmu penyakit kulit kelamin_FK UI, saripati penyakit kulit_EGC, patofisiologi vol 2_EGC
PASTOR KATHOLIK INGGRIS MASUK ISLAM
''Allah menyeru manusia ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam).'' (QS Yunus: 25)
Ayat tersebut di atas menjelaskan bahwa Allah SWT akan memberikan hidayah (jalan kebaikan) kepada siapa saja yang dikehendakinya untuk memilih Islam. Tak peduli siapa pun. Baik dia budak, majikan, pejabat, bahkan tokoh agama non-Islam sekalipun.
Ayat tersebut, layak disematkan pada Idris Tawfiq, seorang pastor di Inggris yang akhirnya menerima Islam. Ia menjadi mualaf setelah mempelajari Islam dan melihat sikap kelemahlembutan serta kesederhanaan pemeluknya.
Sebelumnya, Idris Tawfiq adalah seorang pastor gereja Katholik Roma di Inggris. Mulanya, ia memiliki pandangan negatif terhadap Islam. Baginya saat itu, Islam hanya identik dengan terorisme, potong tangan, diskriminatif terhadap perempuan, dan lain sebagainya.
Namun, pandangan itu mulai berubah, ketika ia melakukan kunjungan ke Mesir. Di negeri Piramida itu, Idris Tawfiq menyaksikan ketulusan dan kesederhanaan kaum Muslimin dalam melaksanakan ibadah dan serta keramahan sikap mereka.
Ia melihat, sikap umat Islam ternyata sangat jauh bertolak belakang dengan pandangan yang ia dapatkan selama ini di negerinya. Menurutnya, Islam justru sangat lembut, toleran, sederhanan, ramah, dan memiliki sifat keteladanan yang bisa dijadikan contoh bagi agama lainnya.
Di Mesir inilah, Tawfiq merasa mendapatkan kedamaian yang sesungguhnya. Awalnya hanya sebagai pengisi liburan, menyaksikan Pirmadia, unta, pasir, dan pohon palem. Namun, hal itu malah membawanya pada Islam dan membuat perubahan besar dalam hidupnya.
''Awalnya mau berlibur. Saya mengambil penerbangan carter ke Hurghada. Dari Eropa saya mengunjungi beberapa pantai. Lalu, saya naik bis pertama ke Kairo, dan saya menghabiskan waktu yang paling indah dalam hidup saya.''
''Ini adalah kali pertama saya pengenalan ke umat Islam dan Islam. Saya melihat bagaimana Mesir yang lemah lembut seperti itu, orang-orang manis, tapi juga sangat kuat,'' terangnya.
''Saya menyaksikan mereka tenang, lembut, dan tertib dalam beribadah. Begitu ada suara panggilan shalat (azan), mereka yang sebagian pedagang, segera berkemas dan menuju Masjid. Indah sekali saya melihatnya,'' terangnya.
Dari sinilah, pandangan Tawfiq berubah tentang Islam. ''Waktu itu, seperti warga Inggris lainnya, pengetahuan saya tentang Islam tak lebih seperti yang saya lihat di TV, memberikan teror dan melakukan pengeboman. Ternyata, itu bukanlah ajaran Islam. Hanya oknumnya yang salah dalam memahami Islam,'' tegasnya.
Ia pun mempelajari Alquran. Pelajaran yang didapatkannya adalah keterangan dalam Alquran yang menyatakan: ' Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang beriman adalah orang Yahudi dan Musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang beriman adalah orang yang berkata, ''Sesungguhnya kami ini orang Nasrani.'' Yang demikian itu disebabkan di antara mereka itu terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena seungguhnya mereka tidak menyombongkan diri.'' (Al-Maidah ayat 82).
Ayat ini membuatnya berpikir keras. Baginya, Islam sangat baik, toleran. Justru, pihak lain yang memusuhinya. Inilah yang menjadi awal keislaman mantan pastor Inggris dan akhirnya menerima Islam.
Sepulang dari Mesir, Tawfiq masih menjadi penganut agama Katholik. Bahkan, ketika dia aktif mengajarkan pelajaran agama kepada para siswa di sebuah sekolah umum di Inggris, ia diminta mengajarkan pendidikan Studi agama.
''Saya mengajar tentang agama Kristen, Islam, Yudaisme, Buddha dan lain-lain. Jadi, setiap hari saya harus membaca tentang agama Islam untuk bisa saya ajarkan pada para siswa. Dan, di sana banyak terdapat siswa Muslim keturunan Arab. Mereka memberikan contoh pesahabatan yang baik, bersikap santun dengan teman lainnya. Dari sini, saya makin intens berhubungan dengan siswa Muslim,'' ujarnya.
Dan selama bulan Ramadhan, kata dia, dia menyaksikan umat Islam, termasuk para siswanya, berpuasa serta melaksanakan shalat tarawih bersama-sama. ''Hal itu saya saksikan hampir sebulan penuh. Dan, lama kelamaan saya belajar dengan mereka, kendati waktu itu saya belum menjadi Muslim,'' papar Tawfiq.
Dari sini kemudian Tawfiq mempelajari Alquran. Ia membaca ayat-ayat Alquran dari terjemahannya. Dan ketika membaca ayat 83 surah Al-Maidah, ia pun tertegun.
''Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Alquran).'' (Al-Maidah ayat 83).
Secara tiba-tiba, kata Tawfiq, ia pun merasakan apa yang disampaikan Alquran. Ia menangis. Namun, hal itu ia sembunyikan dari pandangan para siswanya. Ia merasa ada sesuatu di balik ayat tersebut.
Dari sini, Tawfiq makin intensif mempelajari Islam. Bahkan, ketika terjadi peristiwa 11 September 2001, dengan dibomnya dua menara kembar World Trade Center (WTC) di Amerika Serikat, dan ketika banyak orang menyematkan pelakunya kalangan Islam. Ia menjadi heran. Kendati masih memeluk Kristen Katholik, ia yakin, Islam tidak seperti itu.
''Awalnya saya sempat takut juga. Saya khawatir peristiwa serupa terulang di Inggris. Apalagi, orang barat telah mencap pelakunya adalah orang Islam. Mereka pun mengecamnya dengan sebutan teroris,'' kata Tawfiq.
Namun, Tawfiq yakin, Islam tidak seperti yang dituduhkan. Apalagi, pengalamannya sewaktu di Mesir, Islam sangat baik, dan penuh dengan toleransi. Ia pun bertanya-tanya. ''Mengapa Islam? Mengapa kita menyalahkan Islam sebagai agama teroris. Bagaimana bila kejadian itu dilakukan oleh orang Kristen? Apakah kemudian Kristen akan dicap sebagai pihak teroris pula?'' Karena itu, ia menilai hal tersebut hanyalah dilakukan oknum tertentu, bukan ajaran Islam.
Masuk Islam
Dari situ, ia pun mencari jawabannya. Ia berkunjung ke Masjid terbesar di London. Di sana berbicara dengan Yusuf Islam tentang Islam. Ia pun kemudian memberanikan diri bertanya pada Yusuf Islam. ''Apa yang akan kamu lakukan bila menjadi Muslim?''
Yusuf Islam menjawab. ''Seorang Muslim harus percaya pada satu Tuhan, shalat lima kali sehari, dan berpuasa selama bulan Ramadhan,'' ujar Yusuf.
Tawfiq berkata, ''Semua itu sudah pernah saya lakukan.''
Yusuf berkata, ''Lalu apa yang Anda tunggu?''
Saya katakan, ''Saya masih seorang pemeluk Kristiani.''
Pembicaraan terputus ketika akan dilaksanakan Shalat Zhuhur. Para jamaah bersiap-siap melaksanakan shalat. Dan, saat shalat mulai dilaksanakan, saya mundur ke belakang, dan menunggu hingga selesai shalat.
Namun, di situlah ia mendengar sebuah suara yang mempertanyakan sikapnya. ''Saya lalu berteriak, kendati dalam hati. ''Siapa yang mencoba bermain-main dengan saya.''
Namun, suara itu tak saya temukan. Namun, suara itu mengajak saya untuk berislam. Akhirnya, setelah shalat selesai dilaksanakan, Tawfiq segera mendatangi Yusuf Islam. Dan, ia menyatakan ingin masuk Islam di hadapan umum. Ia meminta Yusuf Islam mengajarkan cara mengucap dua kalimat syahadat.
''Ayshadu an Laa Ilaha Illallah. Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah.'' Saya bersaksi, tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Utusan Allah.
Jamaah pun menyambut dengan gembira. Ia kembali meneteskan air mata, bukan sedih, tapi bahagia.
Ia mantap memilih agama yang dibawa Nabi Muhammad SAW ini. Dan, ia tidak menyesali telah menjadi pengikutnya. Berbagai gelar dan penghargaan yang diterimanya dari gereja, ia tanggalkan.
Seperti diketahui, Idris Tawfiq memperoleh gelar kesarjanaan dari University of Manchester dalam bidang sastra, dan gelar uskup dari University of Saint Thomas Aquinas di Roma. Dengan gelar tersebut, ia mengajarkan pandangan Katholik pada jemaatnya. Namun, akhirnya ia beralih mengajarkan Islam kepada masyarakatnya. Selama bertahun-tahun, Tawfiq mengepalai pusat Studi keagamaan di berbagai sekolah di Inggris dan Wales, sebelum dia masuk agama Islam.
''Dulu saya senang menjadi imam (pastor--Red) untuk membantu masyarakat selama beberapa tahun lalu. Namun, saya merasa ada sesuatu yang tidak nyaman dan kurang tepat. Saya beruntung, Allah SWT memberikan hidayah pada saya, sehingga saya semakin mantap dalam memilih Islam. Saya tidak menyesal meninggalkan tugas saya di gereja. Saya percaya, kejadian (Islamnya--Red) ini, lebih baik dibandingkan masa lalu saya,'' terangnya. sya/osa/berbagai sumber
Berdakwah Lewat Lisan dan Tulisan
Ketika ditanyakan pada Idris Tawfiq tentang perbedaan besar antara Kristen Katholik dan Islam, ia berkata: ''Dasar dari agama Islam adalah Allah. Semua perkara disaksikan Allah, tak ada yang luput dari perhatian-Nya. Ini berbeda dengan yang saya dapatkan dari agama sebelumnya. Islam merupakan agama yang komprehensif.''
Ia menambahkan, Islam mengajarkan pemeluknya untuk senantiasa beribadah kepada Allah setiap saat. Tak terbatas hanya pada hari Minggu. Selain itu, kata dia, Islam mengajarkan umatnya cara menyapa orang lain dengan lembut, bersikap ramah, mengajarkan adab makan dan minum, memasuki kamar orang lain, cara bersilaturahim yang baik. ''Tak hanya itu, semua persoalan dibahas dan diajarkan oleh Islam,'' terangnya.
Penceramah dan penulis
Caranya bertutur kata, sikapnya yang sopan dan santun banyak disukai masyarakat. Gaya berbicaranya yang baik sangat sederhana dan lemah lembut, menyentuh hati, serta menyebabkan orang untuk berpikir. Ia pun kini giat berceramah dan menulis buku tentang keislaman.
Ia memberikan ceramah ke berbagai tempat dengan satu tujuan, menyebarkan dakwah Islam. Idris Tawfiq mengatakan, dia bukan sarjana. Namun, ia memiliki cara menjelaskan tentang Islam dalam hal-hal yang sangat sederhana. Dia memiliki banyak pengalaman dalam berceramah dan mengenali karakter masyarakat.
Ia juga banyak memberikan bimbingan dan pelatihan menulis serta berpidato bagi siswa maupun orang dewasa. Kesempatan ini digunakannya untuk mengajarkan pada orang lain. Termasuk, menjelaskan Islam pada dunia Barat yang banyak menganut agama non-Muslim.
Idris juga dikenal sebagai penulis. Tulisannya tersebar di berbagai surat kabar, majalah, jurnal, dan website di Inggris Raya. Ia juga menjadi kontributor regional dan Konsultan untuk website www.islamonline.net dan ww.readingislam.com.
Dia menulis artikel mingguan di Mesir Mail, koran tertua Mesir berbahasa Inggris, dan Sawt Al-Azhar, surat kabar Al-Azhar University. Dia adalah pengarang sejumlah buku. Antara lain, Dari surga yang penuh kenikmatan: sederhana, pengenalan Islam; Berbicara ke Pemuda Muslim; Berbicara ke Mualaf. Selain itu, ia juga menjadi juru bicara umat Islam di Barat. Ia juga banyak berceramah melalui radio dan televisi. [ Republika ]
Ayat tersebut di atas menjelaskan bahwa Allah SWT akan memberikan hidayah (jalan kebaikan) kepada siapa saja yang dikehendakinya untuk memilih Islam. Tak peduli siapa pun. Baik dia budak, majikan, pejabat, bahkan tokoh agama non-Islam sekalipun.
Ayat tersebut, layak disematkan pada Idris Tawfiq, seorang pastor di Inggris yang akhirnya menerima Islam. Ia menjadi mualaf setelah mempelajari Islam dan melihat sikap kelemahlembutan serta kesederhanaan pemeluknya.
Sebelumnya, Idris Tawfiq adalah seorang pastor gereja Katholik Roma di Inggris. Mulanya, ia memiliki pandangan negatif terhadap Islam. Baginya saat itu, Islam hanya identik dengan terorisme, potong tangan, diskriminatif terhadap perempuan, dan lain sebagainya.
Namun, pandangan itu mulai berubah, ketika ia melakukan kunjungan ke Mesir. Di negeri Piramida itu, Idris Tawfiq menyaksikan ketulusan dan kesederhanaan kaum Muslimin dalam melaksanakan ibadah dan serta keramahan sikap mereka.
Ia melihat, sikap umat Islam ternyata sangat jauh bertolak belakang dengan pandangan yang ia dapatkan selama ini di negerinya. Menurutnya, Islam justru sangat lembut, toleran, sederhanan, ramah, dan memiliki sifat keteladanan yang bisa dijadikan contoh bagi agama lainnya.
Di Mesir inilah, Tawfiq merasa mendapatkan kedamaian yang sesungguhnya. Awalnya hanya sebagai pengisi liburan, menyaksikan Pirmadia, unta, pasir, dan pohon palem. Namun, hal itu malah membawanya pada Islam dan membuat perubahan besar dalam hidupnya.
''Awalnya mau berlibur. Saya mengambil penerbangan carter ke Hurghada. Dari Eropa saya mengunjungi beberapa pantai. Lalu, saya naik bis pertama ke Kairo, dan saya menghabiskan waktu yang paling indah dalam hidup saya.''
''Ini adalah kali pertama saya pengenalan ke umat Islam dan Islam. Saya melihat bagaimana Mesir yang lemah lembut seperti itu, orang-orang manis, tapi juga sangat kuat,'' terangnya.
''Saya menyaksikan mereka tenang, lembut, dan tertib dalam beribadah. Begitu ada suara panggilan shalat (azan), mereka yang sebagian pedagang, segera berkemas dan menuju Masjid. Indah sekali saya melihatnya,'' terangnya.
Dari sinilah, pandangan Tawfiq berubah tentang Islam. ''Waktu itu, seperti warga Inggris lainnya, pengetahuan saya tentang Islam tak lebih seperti yang saya lihat di TV, memberikan teror dan melakukan pengeboman. Ternyata, itu bukanlah ajaran Islam. Hanya oknumnya yang salah dalam memahami Islam,'' tegasnya.
Ia pun mempelajari Alquran. Pelajaran yang didapatkannya adalah keterangan dalam Alquran yang menyatakan: ' Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang beriman adalah orang Yahudi dan Musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang beriman adalah orang yang berkata, ''Sesungguhnya kami ini orang Nasrani.'' Yang demikian itu disebabkan di antara mereka itu terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena seungguhnya mereka tidak menyombongkan diri.'' (Al-Maidah ayat 82).
Ayat ini membuatnya berpikir keras. Baginya, Islam sangat baik, toleran. Justru, pihak lain yang memusuhinya. Inilah yang menjadi awal keislaman mantan pastor Inggris dan akhirnya menerima Islam.
Sepulang dari Mesir, Tawfiq masih menjadi penganut agama Katholik. Bahkan, ketika dia aktif mengajarkan pelajaran agama kepada para siswa di sebuah sekolah umum di Inggris, ia diminta mengajarkan pendidikan Studi agama.
''Saya mengajar tentang agama Kristen, Islam, Yudaisme, Buddha dan lain-lain. Jadi, setiap hari saya harus membaca tentang agama Islam untuk bisa saya ajarkan pada para siswa. Dan, di sana banyak terdapat siswa Muslim keturunan Arab. Mereka memberikan contoh pesahabatan yang baik, bersikap santun dengan teman lainnya. Dari sini, saya makin intens berhubungan dengan siswa Muslim,'' ujarnya.
Dan selama bulan Ramadhan, kata dia, dia menyaksikan umat Islam, termasuk para siswanya, berpuasa serta melaksanakan shalat tarawih bersama-sama. ''Hal itu saya saksikan hampir sebulan penuh. Dan, lama kelamaan saya belajar dengan mereka, kendati waktu itu saya belum menjadi Muslim,'' papar Tawfiq.
Dari sini kemudian Tawfiq mempelajari Alquran. Ia membaca ayat-ayat Alquran dari terjemahannya. Dan ketika membaca ayat 83 surah Al-Maidah, ia pun tertegun.
''Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Alquran).'' (Al-Maidah ayat 83).
Secara tiba-tiba, kata Tawfiq, ia pun merasakan apa yang disampaikan Alquran. Ia menangis. Namun, hal itu ia sembunyikan dari pandangan para siswanya. Ia merasa ada sesuatu di balik ayat tersebut.
Dari sini, Tawfiq makin intensif mempelajari Islam. Bahkan, ketika terjadi peristiwa 11 September 2001, dengan dibomnya dua menara kembar World Trade Center (WTC) di Amerika Serikat, dan ketika banyak orang menyematkan pelakunya kalangan Islam. Ia menjadi heran. Kendati masih memeluk Kristen Katholik, ia yakin, Islam tidak seperti itu.
''Awalnya saya sempat takut juga. Saya khawatir peristiwa serupa terulang di Inggris. Apalagi, orang barat telah mencap pelakunya adalah orang Islam. Mereka pun mengecamnya dengan sebutan teroris,'' kata Tawfiq.
Namun, Tawfiq yakin, Islam tidak seperti yang dituduhkan. Apalagi, pengalamannya sewaktu di Mesir, Islam sangat baik, dan penuh dengan toleransi. Ia pun bertanya-tanya. ''Mengapa Islam? Mengapa kita menyalahkan Islam sebagai agama teroris. Bagaimana bila kejadian itu dilakukan oleh orang Kristen? Apakah kemudian Kristen akan dicap sebagai pihak teroris pula?'' Karena itu, ia menilai hal tersebut hanyalah dilakukan oknum tertentu, bukan ajaran Islam.
Masuk Islam
Dari situ, ia pun mencari jawabannya. Ia berkunjung ke Masjid terbesar di London. Di sana berbicara dengan Yusuf Islam tentang Islam. Ia pun kemudian memberanikan diri bertanya pada Yusuf Islam. ''Apa yang akan kamu lakukan bila menjadi Muslim?''
Yusuf Islam menjawab. ''Seorang Muslim harus percaya pada satu Tuhan, shalat lima kali sehari, dan berpuasa selama bulan Ramadhan,'' ujar Yusuf.
Tawfiq berkata, ''Semua itu sudah pernah saya lakukan.''
Yusuf berkata, ''Lalu apa yang Anda tunggu?''
Saya katakan, ''Saya masih seorang pemeluk Kristiani.''
Pembicaraan terputus ketika akan dilaksanakan Shalat Zhuhur. Para jamaah bersiap-siap melaksanakan shalat. Dan, saat shalat mulai dilaksanakan, saya mundur ke belakang, dan menunggu hingga selesai shalat.
Namun, di situlah ia mendengar sebuah suara yang mempertanyakan sikapnya. ''Saya lalu berteriak, kendati dalam hati. ''Siapa yang mencoba bermain-main dengan saya.''
Namun, suara itu tak saya temukan. Namun, suara itu mengajak saya untuk berislam. Akhirnya, setelah shalat selesai dilaksanakan, Tawfiq segera mendatangi Yusuf Islam. Dan, ia menyatakan ingin masuk Islam di hadapan umum. Ia meminta Yusuf Islam mengajarkan cara mengucap dua kalimat syahadat.
''Ayshadu an Laa Ilaha Illallah. Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah.'' Saya bersaksi, tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Utusan Allah.
Jamaah pun menyambut dengan gembira. Ia kembali meneteskan air mata, bukan sedih, tapi bahagia.
Ia mantap memilih agama yang dibawa Nabi Muhammad SAW ini. Dan, ia tidak menyesali telah menjadi pengikutnya. Berbagai gelar dan penghargaan yang diterimanya dari gereja, ia tanggalkan.
Seperti diketahui, Idris Tawfiq memperoleh gelar kesarjanaan dari University of Manchester dalam bidang sastra, dan gelar uskup dari University of Saint Thomas Aquinas di Roma. Dengan gelar tersebut, ia mengajarkan pandangan Katholik pada jemaatnya. Namun, akhirnya ia beralih mengajarkan Islam kepada masyarakatnya. Selama bertahun-tahun, Tawfiq mengepalai pusat Studi keagamaan di berbagai sekolah di Inggris dan Wales, sebelum dia masuk agama Islam.
''Dulu saya senang menjadi imam (pastor--Red) untuk membantu masyarakat selama beberapa tahun lalu. Namun, saya merasa ada sesuatu yang tidak nyaman dan kurang tepat. Saya beruntung, Allah SWT memberikan hidayah pada saya, sehingga saya semakin mantap dalam memilih Islam. Saya tidak menyesal meninggalkan tugas saya di gereja. Saya percaya, kejadian (Islamnya--Red) ini, lebih baik dibandingkan masa lalu saya,'' terangnya. sya/osa/berbagai sumber
Berdakwah Lewat Lisan dan Tulisan
Ketika ditanyakan pada Idris Tawfiq tentang perbedaan besar antara Kristen Katholik dan Islam, ia berkata: ''Dasar dari agama Islam adalah Allah. Semua perkara disaksikan Allah, tak ada yang luput dari perhatian-Nya. Ini berbeda dengan yang saya dapatkan dari agama sebelumnya. Islam merupakan agama yang komprehensif.''
Ia menambahkan, Islam mengajarkan pemeluknya untuk senantiasa beribadah kepada Allah setiap saat. Tak terbatas hanya pada hari Minggu. Selain itu, kata dia, Islam mengajarkan umatnya cara menyapa orang lain dengan lembut, bersikap ramah, mengajarkan adab makan dan minum, memasuki kamar orang lain, cara bersilaturahim yang baik. ''Tak hanya itu, semua persoalan dibahas dan diajarkan oleh Islam,'' terangnya.
Penceramah dan penulis
Caranya bertutur kata, sikapnya yang sopan dan santun banyak disukai masyarakat. Gaya berbicaranya yang baik sangat sederhana dan lemah lembut, menyentuh hati, serta menyebabkan orang untuk berpikir. Ia pun kini giat berceramah dan menulis buku tentang keislaman.
Ia memberikan ceramah ke berbagai tempat dengan satu tujuan, menyebarkan dakwah Islam. Idris Tawfiq mengatakan, dia bukan sarjana. Namun, ia memiliki cara menjelaskan tentang Islam dalam hal-hal yang sangat sederhana. Dia memiliki banyak pengalaman dalam berceramah dan mengenali karakter masyarakat.
Ia juga banyak memberikan bimbingan dan pelatihan menulis serta berpidato bagi siswa maupun orang dewasa. Kesempatan ini digunakannya untuk mengajarkan pada orang lain. Termasuk, menjelaskan Islam pada dunia Barat yang banyak menganut agama non-Muslim.
Idris juga dikenal sebagai penulis. Tulisannya tersebar di berbagai surat kabar, majalah, jurnal, dan website di Inggris Raya. Ia juga menjadi kontributor regional dan Konsultan untuk website www.islamonline.net dan ww.readingislam.com.
Dia menulis artikel mingguan di Mesir Mail, koran tertua Mesir berbahasa Inggris, dan Sawt Al-Azhar, surat kabar Al-Azhar University. Dia adalah pengarang sejumlah buku. Antara lain, Dari surga yang penuh kenikmatan: sederhana, pengenalan Islam; Berbicara ke Pemuda Muslim; Berbicara ke Mualaf. Selain itu, ia juga menjadi juru bicara umat Islam di Barat. Ia juga banyak berceramah melalui radio dan televisi. [ Republika ]
MAUKAH ENGKAU MEMBACA INI HAI PARA PENGHUJAT 2 ???
Adakalanya seseorang itu memang bodoh dan bebalnya minta ampun, tapi mau dan berusaha untuk mau tahu tentang kebenaran.
Ada juga yang bodoh tapi sok tau dan hanya tau apa yang dia tau, tak mau membuka mata, telinga dan hatinya hingga dia bersikap seperti layaknya sebuah robot perusak.
Dan memang ada yang mau tau dan berusaha untuk mencari tau tapi dia tetap tak tau letak kebenaran itu dimana. Yang ada hanya untuk kepuasan duniawi semata untuk melihat orang lain tampak seperti bodoh karena tak mengerti dan tak bisa menjawab semua pertanyaannya. karena niat yang salah serta tujuan yang ndak jelas juga settingan awal di hati itu sendiri memang menghendaki untuk orang lain tampak seperti orang bodoh.
Dan sering saya lihat dalam debat ujungnya hanya nanti, ini pr untuk saya, itu tak penting bagi kami atau sejenisnya.
Saudara keristiani, Islam bukanlah agama yang menabukan perbedaan dan perdebatan tapi bila hati manusianya berusaha bukan untuk mencari rido dari sang pencipta niscaya hanya kesia siaan saja yang akan tersisa.
Begitu juga bila Anda pengikut seorang keristiani maka bila argumen anda ilmiah dan masuk akal tentu bagi umat muslim akan menjadikan sebuah pembelajaran.
Ada juga yang bodoh tapi sok tau dan hanya tau apa yang dia tau, tak mau membuka mata, telinga dan hatinya hingga dia bersikap seperti layaknya sebuah robot perusak.
Dan memang ada yang mau tau dan berusaha untuk mencari tau tapi dia tetap tak tau letak kebenaran itu dimana. Yang ada hanya untuk kepuasan duniawi semata untuk melihat orang lain tampak seperti bodoh karena tak mengerti dan tak bisa menjawab semua pertanyaannya. karena niat yang salah serta tujuan yang ndak jelas juga settingan awal di hati itu sendiri memang menghendaki untuk orang lain tampak seperti orang bodoh.
Dan sering saya lihat dalam debat ujungnya hanya nanti, ini pr untuk saya, itu tak penting bagi kami atau sejenisnya.
Saudara keristiani, Islam bukanlah agama yang menabukan perbedaan dan perdebatan tapi bila hati manusianya berusaha bukan untuk mencari rido dari sang pencipta niscaya hanya kesia siaan saja yang akan tersisa.
Begitu juga bila Anda pengikut seorang keristiani maka bila argumen anda ilmiah dan masuk akal tentu bagi umat muslim akan menjadikan sebuah pembelajaran.
MAUKAH ENGKAU MEMBACA INI HAI PARA PENGHUJAT?
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Aku tahu engkau pasti membaca tidak hanya judulnya saja tapi alinea pertama ini dengan mencibir dan hati yang panas, apalagi alinea selanjutnya. Bersabarlah sebentar tenangkanlah hatimu, setelah itu terserah padamu.
Tulisan ini diperuntukkan HANYA bagi para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. TIDAK DIPERUNTUKKAN bagi yang tidak menghina dan tidak menghujat......
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Kenapa kamu bisa PERCAYA NAPOLEON ITU ADA sementara kamu BELAJAR DARI BUKU SEJARAH. Kenapa kamu bisa MENGHUJAT NABI MUHAMMAND sementara kamu TIDAK MEMBACA HADITS. Kenapa pula kamu bisa MENGHINA ISLAM sementara kamu TIDAK MEMPELAJARI AL QUR'AN. TANTANGANKU untukmu, BACALAH DAHULU AL QUR'AN & HADITS setelah itu bicaralah kamu, jika kamu memang orang-orang yang benar....
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Aku juga membaca buku sejarah Napoleon sepertimu maka aku percaya Napoleon itu ada dan akupun membaca Bukumu, tapi mengapa aku tidak bisa berpaling dari Kebenaranku?
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Kenapa kamu tidak mempertanyakan ‘kamu’ seperti aku mempertanyakan ‘aku’ dahulu. Lalu kenapakah aku tidak bisa berpaling dari Kebenaran?
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Bagaimana aku bisa percaya kata-katamu sedangkan kamu tidak ‘membaca’ Al Qur'an dan Hadits....
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Kenapakah engkau takut untuk 'membaca' Al Qur'an dan Hadits serta menerima Kebenaran. Apakah engkau takut kejahatanmu terbongkar karena Kebenaran, sedangkan banyak orang yang setelah ‘membacanya’ segala kejahatannya justru Dihapuskan dan dilupakan...
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Kenapa engkau takut menerima nasibmu setelah ‘membaca’ Al Qur’an dan Hadits. Kenapa pula engkau takut bernasib sama seperti Bunda Irene dan Cat Stevens dengan prasangkamu mereka ‘masuk neraka’?.
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Apakah Bukumu tidak mengajarkan bahwa menghina orang lain adalah suatu perbuatan dosa? Sedangkan aku juga tahu dari Bukumu bahwa menghina orang lain adalah perbuatan dosa. Apakah engkau yakin walaupun telah melakukan dosa engkau sudah dijamin masuk surga? Jika yakin kenapa engkau tidak bersegera masuk surga dan kenapa engkau menangis ketakutan jika ‘tiba waktunya’ masuk surga?
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Janganlah menghina agama kami karena kami ‘tidak diajarkan’ untuk menghina agamamu dan janganlah menghina Nabi kami seperti kami tidak pernah menghina Nabimu yang juga Nabi kami.
Tulisan ini diperuntukkan HANYA bagi para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. TIDAK DIPERUNTUKKAN bagi yang tidak menghina dan tidak menghujat......
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Kenapa kamu bisa PERCAYA NAPOLEON ITU ADA sementara kamu BELAJAR DARI BUKU SEJARAH. Kenapa kamu bisa MENGHUJAT NABI MUHAMMAND sementara kamu TIDAK MEMBACA HADITS. Kenapa pula kamu bisa MENGHINA ISLAM sementara kamu TIDAK MEMPELAJARI AL QUR'AN. TANTANGANKU untukmu, BACALAH DAHULU AL QUR'AN & HADITS setelah itu bicaralah kamu, jika kamu memang orang-orang yang benar....
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Aku juga membaca buku sejarah Napoleon sepertimu maka aku percaya Napoleon itu ada dan akupun membaca Bukumu, tapi mengapa aku tidak bisa berpaling dari Kebenaranku?
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Kenapa kamu tidak mempertanyakan ‘kamu’ seperti aku mempertanyakan ‘aku’ dahulu. Lalu kenapakah aku tidak bisa berpaling dari Kebenaran?
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Bagaimana aku bisa percaya kata-katamu sedangkan kamu tidak ‘membaca’ Al Qur'an dan Hadits....
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Kenapakah engkau takut untuk 'membaca' Al Qur'an dan Hadits serta menerima Kebenaran. Apakah engkau takut kejahatanmu terbongkar karena Kebenaran, sedangkan banyak orang yang setelah ‘membacanya’ segala kejahatannya justru Dihapuskan dan dilupakan...
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Kenapa engkau takut menerima nasibmu setelah ‘membaca’ Al Qur’an dan Hadits. Kenapa pula engkau takut bernasib sama seperti Bunda Irene dan Cat Stevens dengan prasangkamu mereka ‘masuk neraka’?.
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Apakah Bukumu tidak mengajarkan bahwa menghina orang lain adalah suatu perbuatan dosa? Sedangkan aku juga tahu dari Bukumu bahwa menghina orang lain adalah perbuatan dosa. Apakah engkau yakin walaupun telah melakukan dosa engkau sudah dijamin masuk surga? Jika yakin kenapa engkau tidak bersegera masuk surga dan kenapa engkau menangis ketakutan jika ‘tiba waktunya’ masuk surga?
Wahai para penghina Islam dan penghujat Nabi Muhammad. Janganlah menghina agama kami karena kami ‘tidak diajarkan’ untuk menghina agamamu dan janganlah menghina Nabi kami seperti kami tidak pernah menghina Nabimu yang juga Nabi kami.
Sabar dalam Penantian
Assalamualaikum WarahmtatullahMerindukan pendamping hidup adalah fitrah setiap insan. Wanita, sebagai makhluk Alloh yang cenderung ingin diayomi atau dilindungi, tentu wajar berharap pula akan kehadiran seorang ikhwan dalam hidupnya. Dan saat menanti adalah ujian berat bagi seorang gadis. Sebagai bunga yang sedang mekar atau yang mungkin telah mekar sekian lama, seringkali ia terlena dengan tawaran manis si kumbang yang datang mempesonanya. Sayang, kebanyakan kumbang–kumbang itu sekedar ingin menggoda saja. Malah ada pula yang sekedar ingin menghisap madunya tanpa mau bertanggung jawab. Na’udzubillah! Begitulah fakta di masa kini. Realita fitnah syahwat yang terjadi di mana–mana hingga banyak wanita kehilangan kehormatannya. Karena itu, setiap gadis muslimah hendaknya pandai–pandai menjaga diri dan selalu berhati–hati, jangan sampai tertipu. Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan oleh seorang gadis muslimah dalam penantian?
a. Memperbanyak amal ibadah
Seorang muslimah dalam masa penantian hendaknya semakin mendekatkan diri kepada Alloh. Pendekatan diri kepada Alloh dengan memperbanyak amal ibadah, khususnya ibadah sunnah. Karena ia bisa menjadi perisai diri dari berbagai godaan.
b. Do’a dan tawakal
Rezeki, maut, termasuk jodoh manusia sudah diatur oleh Alloh, dan Dia maha mengetahui yang terbaik bagi hambaNya, yang bisa kita lakukan adalah berikhtiar dan berdoa, kemudian bertawakal kepadaNya. Hanya kepada Alloh kita berserah diri dan mohon pertolongan. Berdoalah agar segera dikaruniai jodoh yang shalih, yang baik agamanya, dan bisa membawa kebahagiaan bagi kita di dunia dan akhirat. Yakinlah Alloh akan memberikan yang terbaik. Bukankah Dia akan mengikuti persangkaan hambaNya? Karena itu jangan pernah berburuk sangka terhadap Alloh.
c. Mempersiapkan diri, membekali diri dengan ilmu
Bekali diri dengan ilmu, khususnya ilmu agama, terutama yang berkaitan dengan kerumah tanggaan. Lalu, bekali diri dengan keterampilan berumah tangga. Seorang suami tentu saja akan senang bila istrinya terampil dan cekatan. Terakhir, persiapkan diri menjadi istri shalihah dan sebaik–baik perhiasan bagi suami. Jangan lupa untuk merawat diri agar selalu tampil cantik dan segar. Tapi ingat, kecantikan itu tidak untuk diumbar sembarangan, persembahkan hanya untuk suami tercinta kelak.
Kepada para ikhwan
Bagi para ikhwan, ketahuilah sesungguhnya telah banyak akhwat yang siap. Mereka menunggu pinanganmu. Mereka menunggu keberanianmu. Tunggu apalagi jika engkau pun sudah siap menikah dan merindukan seorang istri? Ayolah, jangan ikhlaskan wanita–wanita shalihah itu dinikahkan dengan laki – laki yang tak baik agamanya. Ingat bahwa Alloh akan menolong seorang pemuda yang berniat menikah demi menyelamatkan agamanya. Karena itu, bersegeralah mencari pendamping yang bisa membantumu bertaqwa kepada Alloh.
Sumber : Majalah Nikah
a. Memperbanyak amal ibadah
Seorang muslimah dalam masa penantian hendaknya semakin mendekatkan diri kepada Alloh. Pendekatan diri kepada Alloh dengan memperbanyak amal ibadah, khususnya ibadah sunnah. Karena ia bisa menjadi perisai diri dari berbagai godaan.
b. Do’a dan tawakal
Rezeki, maut, termasuk jodoh manusia sudah diatur oleh Alloh, dan Dia maha mengetahui yang terbaik bagi hambaNya, yang bisa kita lakukan adalah berikhtiar dan berdoa, kemudian bertawakal kepadaNya. Hanya kepada Alloh kita berserah diri dan mohon pertolongan. Berdoalah agar segera dikaruniai jodoh yang shalih, yang baik agamanya, dan bisa membawa kebahagiaan bagi kita di dunia dan akhirat. Yakinlah Alloh akan memberikan yang terbaik. Bukankah Dia akan mengikuti persangkaan hambaNya? Karena itu jangan pernah berburuk sangka terhadap Alloh.
c. Mempersiapkan diri, membekali diri dengan ilmu
Bekali diri dengan ilmu, khususnya ilmu agama, terutama yang berkaitan dengan kerumah tanggaan. Lalu, bekali diri dengan keterampilan berumah tangga. Seorang suami tentu saja akan senang bila istrinya terampil dan cekatan. Terakhir, persiapkan diri menjadi istri shalihah dan sebaik–baik perhiasan bagi suami. Jangan lupa untuk merawat diri agar selalu tampil cantik dan segar. Tapi ingat, kecantikan itu tidak untuk diumbar sembarangan, persembahkan hanya untuk suami tercinta kelak.
Kepada para ikhwan
Bagi para ikhwan, ketahuilah sesungguhnya telah banyak akhwat yang siap. Mereka menunggu pinanganmu. Mereka menunggu keberanianmu. Tunggu apalagi jika engkau pun sudah siap menikah dan merindukan seorang istri? Ayolah, jangan ikhlaskan wanita–wanita shalihah itu dinikahkan dengan laki – laki yang tak baik agamanya. Ingat bahwa Alloh akan menolong seorang pemuda yang berniat menikah demi menyelamatkan agamanya. Karena itu, bersegeralah mencari pendamping yang bisa membantumu bertaqwa kepada Alloh.
Sumber : Majalah Nikah
Kisah Penuh Hikmah : "Keberkahan Bismillah"
Ada seorang perempuan tua yang taat beragama, tetapi suaminya seorang yang fasik dan tidak mahu mengerjakan kewajipan agama dan tidak mahu berbuat kebaikan.
Perempuan itu sentiasa membaca Bismillah setiap kali hendak bercakap dan setiap kali dia hendak memulakan sesuatu sentiasa didahului dengan Bismillah. Suaminya tidak suka dengan sikap isterinya dan sentiasa memperolok-olokkan isterinya.
Suaminya berkata sambil mengejak, "Asyik Bismillah, Bismillah. Sekejap-sekejap Bismillah."
Isterinya tidak berkata apa-apa sebaliknya dia berdoa kepada Allah S.W.T. supaya memberikan hidayah kepada suaminya. Suatu hari suaminya berkata : "Suatu hari nanti akan aku buat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu."
Untuk membuat sesuatu yang memeranjatkan isterinya, dia memberikan wang yang banyak kepada isterinya dengan berkata, "Simpan duit ini." Isterinya mengambil duit itu dan menyimpan di tempat yang selamat, di samping itu suaminya telah melihat tempat yang disimpan oleh isterinya. Kemudian dengan senyap-senyap suaminya itu mengambil duit tersebut dan mencampakkan beg duit ke dalam perigi di belakang rumahnya.
Setelah beberapa hari kemudian suaminya itu memanggil isterinya dan berkata, "Berikan padaku wang yang aku berikan kepada engkau dahulu untuk disimpan."
Kemudian isterinya pergi ke tempat dia menyimpan duit itu dan diikuti oleh suaminya dengan berhati-hati dia menghampiri tempat dia menyimpan duit itu dia membuka dengan membaca, "Bismillahirrahmanirrahiim." Ketika itu Allah S.W.T. menghantar malaikat Jibrail A.S. untuk mengembalikan beg duit dan menyerahkan duit itu kepada suaminya kembali.
Alangkah terperanjat suaminya, dia berasa bersalah dan mengaku segala perbuatannya kepada isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mula mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah apabila dia hendak memulakan sesuatu kerja.
(SELESAI)
Perempuan itu sentiasa membaca Bismillah setiap kali hendak bercakap dan setiap kali dia hendak memulakan sesuatu sentiasa didahului dengan Bismillah. Suaminya tidak suka dengan sikap isterinya dan sentiasa memperolok-olokkan isterinya.
Suaminya berkata sambil mengejak, "Asyik Bismillah, Bismillah. Sekejap-sekejap Bismillah."
Isterinya tidak berkata apa-apa sebaliknya dia berdoa kepada Allah S.W.T. supaya memberikan hidayah kepada suaminya. Suatu hari suaminya berkata : "Suatu hari nanti akan aku buat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu."
Untuk membuat sesuatu yang memeranjatkan isterinya, dia memberikan wang yang banyak kepada isterinya dengan berkata, "Simpan duit ini." Isterinya mengambil duit itu dan menyimpan di tempat yang selamat, di samping itu suaminya telah melihat tempat yang disimpan oleh isterinya. Kemudian dengan senyap-senyap suaminya itu mengambil duit tersebut dan mencampakkan beg duit ke dalam perigi di belakang rumahnya.
Setelah beberapa hari kemudian suaminya itu memanggil isterinya dan berkata, "Berikan padaku wang yang aku berikan kepada engkau dahulu untuk disimpan."
Kemudian isterinya pergi ke tempat dia menyimpan duit itu dan diikuti oleh suaminya dengan berhati-hati dia menghampiri tempat dia menyimpan duit itu dia membuka dengan membaca, "Bismillahirrahmanirrahiim." Ketika itu Allah S.W.T. menghantar malaikat Jibrail A.S. untuk mengembalikan beg duit dan menyerahkan duit itu kepada suaminya kembali.
Alangkah terperanjat suaminya, dia berasa bersalah dan mengaku segala perbuatannya kepada isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mula mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah apabila dia hendak memulakan sesuatu kerja.
(SELESAI)
Kisah Penuh Hikmah : "Tujuan Hidup di Tengah Pasir"
alam zaman entah berantah, ada 3 orang pemuda yang sangat menginginkan akan sebuah kejelasan tentang hidup mereka. Akhirnya mereka mendatangi seorang shaleh yang sudah sangat tua, beliau tinggal di pesisir pantai berpasir putih.
Sesampai di rumah orang shaleh tadi 3 pemuda langsung menanyakan tentang tujuan kehidupan ini. Orang shaleh tadi tidak langsung menjawab pertanyaan, namun dia malah memberikan 1 mangkuk kepada masing2 pemuda itu, lalu mereka disuruh untuk mengambil barang berharga di dasar laut.
3 Pemuda tersebut langsung menyelam menuju dasar laut untuk mengambil barang berharga seperti yang disampaikan oleh orang shaleh. Ketika mereka sampai di dasar laut, ternyata tidak ada emas, mutiara, harta karun atau barang berharga yang lain di dasar laut. Semuanya hanyalah hamparan pasir seluas dasar laut
Melihat kenyataan apa yang mereka hadapi, 3 Pemuda ini menyikapinya dengan berbeda. Pemuda pertama merasa bahwa ia udah jauh2 datang k dasar laut ini maka ia berpikiran rugi kalo tidak bawa apa2 walaupun tidak seperti perkiraannya sebelumnya, bahwa ia akan kembali ke pantai dengan mmbawa emas, mutiara atau barang berharga lainnya. Akhirnya ia isilah mangkuknya dengan penuh akan pasir laut dan ia bawa kembali kepada orang shaleh di tepi pantai. Pemuda kedua malah berpikir tidak ada gunanya kalo ia pulang membawa pasir, sehingga ia kembali dengan mangkuk kososng tanpa berisi apa2. Pemuda ketiga malah menghadapi kebimbangan antara membawa atau tidak, setelah perenungan maka ia akhirnya mngisi hanya dengan pasir setengah mangkuknya.
Setelah mereka bertiga kembali ke tepi pantai untuk menemui orang shaleh, alangkah terkejutnya mereka karena ketika jarak mereka dengan orang shaleh ini kurang beberapa langkah saja, pasir yang ada dalam mangkuk tadi berubah jadi BUTIRAN EMAS.
Kita, pasti bisa banyangkan dari 3 Pemuda tadi, siapa yang merasa senang dan siapa yang mersa sedih dan mnyesal. Pemuda kedua pastilah yang paling mnyesal karena ia tidak membawa apa dari dasar laut, pemuda ketiga merasakan kebahagian yg tak sempurna karna seimbang dngan penyesalannya, sedangkan Pemuda pertama walau ia sudah mngisi penuh mangkuknya dengan emas, dalam hati terdalamnya ia masih menyesal knapa ia tdak mmbawa dgn lebih sbab kantong baju dan celananya padhal mash kosong dan bsa untuk mmbawa pasir
Orang Tua Shaleh akhirnya mulai mnjelaskan, bahwa inilah tujuan hidup kita, yaitu mencari pasir yang akan berubah menjadi emas sebanyak banyaknya, walaupun ssaat ini mmang banyak pasir yg kita anggap remeh dan tak berharga.. Kehidupan kita sekarang ini seperti gambaran kehidupan di dasar laut tadi, banyak yang kita anggap tidak berharga padhal ia adalah bekal untuk selamanya.
Pemuda kedua yang tdak mmbawa apa2 tadi akhirnya bersimpuh di hdapan orng shaleh dengan pnuh pnyesalan dan mmohon untuk diberi kesempatan kedasar laut lagi dan ia berjanji tidak akan mengambil pasir kecuali hanya sebutir, hanya sebutir. Lalu orang shaleh itu menjawab : HIDUP hanya SEKALI.
....................................................................akankah kita menyesal juga.
Sesampai di rumah orang shaleh tadi 3 pemuda langsung menanyakan tentang tujuan kehidupan ini. Orang shaleh tadi tidak langsung menjawab pertanyaan, namun dia malah memberikan 1 mangkuk kepada masing2 pemuda itu, lalu mereka disuruh untuk mengambil barang berharga di dasar laut.
3 Pemuda tersebut langsung menyelam menuju dasar laut untuk mengambil barang berharga seperti yang disampaikan oleh orang shaleh. Ketika mereka sampai di dasar laut, ternyata tidak ada emas, mutiara, harta karun atau barang berharga yang lain di dasar laut. Semuanya hanyalah hamparan pasir seluas dasar laut
Melihat kenyataan apa yang mereka hadapi, 3 Pemuda ini menyikapinya dengan berbeda. Pemuda pertama merasa bahwa ia udah jauh2 datang k dasar laut ini maka ia berpikiran rugi kalo tidak bawa apa2 walaupun tidak seperti perkiraannya sebelumnya, bahwa ia akan kembali ke pantai dengan mmbawa emas, mutiara atau barang berharga lainnya. Akhirnya ia isilah mangkuknya dengan penuh akan pasir laut dan ia bawa kembali kepada orang shaleh di tepi pantai. Pemuda kedua malah berpikir tidak ada gunanya kalo ia pulang membawa pasir, sehingga ia kembali dengan mangkuk kososng tanpa berisi apa2. Pemuda ketiga malah menghadapi kebimbangan antara membawa atau tidak, setelah perenungan maka ia akhirnya mngisi hanya dengan pasir setengah mangkuknya.
Setelah mereka bertiga kembali ke tepi pantai untuk menemui orang shaleh, alangkah terkejutnya mereka karena ketika jarak mereka dengan orang shaleh ini kurang beberapa langkah saja, pasir yang ada dalam mangkuk tadi berubah jadi BUTIRAN EMAS.
Kita, pasti bisa banyangkan dari 3 Pemuda tadi, siapa yang merasa senang dan siapa yang mersa sedih dan mnyesal. Pemuda kedua pastilah yang paling mnyesal karena ia tidak membawa apa dari dasar laut, pemuda ketiga merasakan kebahagian yg tak sempurna karna seimbang dngan penyesalannya, sedangkan Pemuda pertama walau ia sudah mngisi penuh mangkuknya dengan emas, dalam hati terdalamnya ia masih menyesal knapa ia tdak mmbawa dgn lebih sbab kantong baju dan celananya padhal mash kosong dan bsa untuk mmbawa pasir
Orang Tua Shaleh akhirnya mulai mnjelaskan, bahwa inilah tujuan hidup kita, yaitu mencari pasir yang akan berubah menjadi emas sebanyak banyaknya, walaupun ssaat ini mmang banyak pasir yg kita anggap remeh dan tak berharga.. Kehidupan kita sekarang ini seperti gambaran kehidupan di dasar laut tadi, banyak yang kita anggap tidak berharga padhal ia adalah bekal untuk selamanya.
Pemuda kedua yang tdak mmbawa apa2 tadi akhirnya bersimpuh di hdapan orng shaleh dengan pnuh pnyesalan dan mmohon untuk diberi kesempatan kedasar laut lagi dan ia berjanji tidak akan mengambil pasir kecuali hanya sebutir, hanya sebutir. Lalu orang shaleh itu menjawab : HIDUP hanya SEKALI.
....................................................................akankah kita menyesal juga.
Perbandingan Mangkuk, Madu, dan Sehelai Rambut
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar, Umar, dan Utsman datang bertamu ke rumah Ali. Di sana mereka dijamu oleh Fathimah, putri Rasulullah sekaligus istri Ali bin Abi Thalib. Fathimah menghidangkan untuk mereka semangkuk madu. Ketika mangkuk itu diletakkan, sehelai rambut jatuh melayang dekat mereka. Rasulullah segera meminta para sahabatnya untuk membuat perbandingan terhadap ketiga benda tersebut, yaitu mangkuk yang cantik, madu, dan sehelai rambut.
Abu Bakar yang mendapat giliran pertama segera berkata, “Iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini. Orang yang beriman itu lebih manis dari madu, dan mempertahankan iman itu lebih susah dari meniti sehelai rambut.”
Rasulullah tersenyum, lalu beliau menyuruh Umar untuk mengungkapkan kata-katanya. Umar segera berkata, “Kerajaan itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini. Rajanya lebih manis dari madu, dan memerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
Rasulullah kembali tersenyum, lalu berpaling kepada Utsman seraya mempersilakannya untuk membuat perbandingan tiga benda di hadapan mereka. Utsman berkata, “Ilmu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini. Orang yang menuntut ilmu itu lebih manis dari madu, dan beramal dengan ilmu yang dimiliki itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
Seperti semula, Rasulullah kembali tersenyum kagum mendengar perumpamaan yang disebutkan para sahabatnya. Beliau pun segera mempersilakan Ali bin Abi Thalib untuk mengungkapkan kata-katanya. Ali berkata, “Tamu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini. Menjamu tamu itu lebih manis dari madu, dan membuat tamu senang sampai kembali pulang ke rumahnya adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
Rasulullah segera mempersilakan Fathimah untuk membuat perbandingan tiga benda di hadapan mereka. Fathimah berkata, “Seorang wanita itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik. Wanita yang mengenakan purdah itu lebih manis dari madu, dan mendapatkan seorang wanita yang tak pernah dilihat orang lain kecuali muhrimnya lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
Setelah mendengarkan perumpamaan dari para sahabatnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam segera berkata, “Seorang yang mendapat taufiq untuk beramal lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini. Beramal dengan perbuatan baik itu lebih manis dari madu, dan berbuat amal dengan ikhlas, lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
Malaikat Jibril yang hadir bersama mereka, turut membuat perumpamaan, “Menegakkan pilar-pilar agama itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik. Menyerahkan diri, harta, dan waktu untuk agama lebih manis dari madu, dan mempertahankan agama sampai akhir hayat lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
Allah SWT pun membuat perumpamaan dengan firman-Nya dalam hadits Qudsi, “Surga-Ku itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik itu. Nikmat surga-Ku itu lebih manis dari madu, dan jalan menuju surga-Ku lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
Sabili No.09 Th.X
Abu Bakar yang mendapat giliran pertama segera berkata, “Iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini. Orang yang beriman itu lebih manis dari madu, dan mempertahankan iman itu lebih susah dari meniti sehelai rambut.”
Rasulullah tersenyum, lalu beliau menyuruh Umar untuk mengungkapkan kata-katanya. Umar segera berkata, “Kerajaan itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini. Rajanya lebih manis dari madu, dan memerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
Rasulullah kembali tersenyum, lalu berpaling kepada Utsman seraya mempersilakannya untuk membuat perbandingan tiga benda di hadapan mereka. Utsman berkata, “Ilmu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini. Orang yang menuntut ilmu itu lebih manis dari madu, dan beramal dengan ilmu yang dimiliki itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
Seperti semula, Rasulullah kembali tersenyum kagum mendengar perumpamaan yang disebutkan para sahabatnya. Beliau pun segera mempersilakan Ali bin Abi Thalib untuk mengungkapkan kata-katanya. Ali berkata, “Tamu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini. Menjamu tamu itu lebih manis dari madu, dan membuat tamu senang sampai kembali pulang ke rumahnya adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
Rasulullah segera mempersilakan Fathimah untuk membuat perbandingan tiga benda di hadapan mereka. Fathimah berkata, “Seorang wanita itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik. Wanita yang mengenakan purdah itu lebih manis dari madu, dan mendapatkan seorang wanita yang tak pernah dilihat orang lain kecuali muhrimnya lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
Setelah mendengarkan perumpamaan dari para sahabatnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam segera berkata, “Seorang yang mendapat taufiq untuk beramal lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini. Beramal dengan perbuatan baik itu lebih manis dari madu, dan berbuat amal dengan ikhlas, lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
Malaikat Jibril yang hadir bersama mereka, turut membuat perumpamaan, “Menegakkan pilar-pilar agama itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik. Menyerahkan diri, harta, dan waktu untuk agama lebih manis dari madu, dan mempertahankan agama sampai akhir hayat lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
Allah SWT pun membuat perumpamaan dengan firman-Nya dalam hadits Qudsi, “Surga-Ku itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik itu. Nikmat surga-Ku itu lebih manis dari madu, dan jalan menuju surga-Ku lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”
Sabili No.09 Th.X
Ya Akhi Wa Ukhti bantulah perjuangan kami !
Assalamualaikum wr.wb
Kepada saudaraku yang dirahmati Allah, Setelah umat muslim terfitnah didunia nyata, merekapun membuat fitnah didunia maya..Contohnya banyak kita temui Website, Blog, Millis dan sekarang di jejaring sosial ( facebook ). Benarlah apa kata Allah..
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)." Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. [QS. Al Baqarah 120]
Dan teman-teman mereka (orang-orang kafir dan fasik) membantu syaitan-syaitan dalam menyesatkan dan mereka tidak henti-hentinya (menyesatkan). [Al A'raaf 202]
Dengan itu kami menghimbau kepada saudara saudaraku untuk membantu kami memerangi mereka, karena mereka telah memerangi umat muslim , wajib bagi kalian untuk membantu perjuangan ini dan memerangi para kafir harby.
“Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.” (QS. Al-Anfal: 39)
Kami hanya memerlukan bantuan kalian untuk melaporkan account acocount di bawah ini kepada pihak admin Facebook besok setelah shalat jumat secara bersamaan, Ingat setelah shalat Jumat. Tanggal 15 Januari 2010.
Jika kalian ingin menyebarkan catatan ini, sebarkan kepada kaum muslim yang kalian percaya. jangan kalian tag atau menyebarkan lewat group..karena diantara teman/group kalian pasti ada intelegen kafirnya..
Kepada saudaraku yang dirahmati Allah, Setelah umat muslim terfitnah didunia nyata, merekapun membuat fitnah didunia maya..Contohnya banyak kita temui Website, Blog, Millis dan sekarang di jejaring sosial ( facebook ). Benarlah apa kata Allah..
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)." Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. [QS. Al Baqarah 120]
Dan teman-teman mereka (orang-orang kafir dan fasik) membantu syaitan-syaitan dalam menyesatkan dan mereka tidak henti-hentinya (menyesatkan). [Al A'raaf 202]
Dengan itu kami menghimbau kepada saudara saudaraku untuk membantu kami memerangi mereka, karena mereka telah memerangi umat muslim , wajib bagi kalian untuk membantu perjuangan ini dan memerangi para kafir harby.
“Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.” (QS. Al-Anfal: 39)
Kami hanya memerlukan bantuan kalian untuk melaporkan account acocount di bawah ini kepada pihak admin Facebook besok setelah shalat jumat secara bersamaan, Ingat setelah shalat Jumat. Tanggal 15 Januari 2010.
Jika kalian ingin menyebarkan catatan ini, sebarkan kepada kaum muslim yang kalian percaya. jangan kalian tag atau menyebarkan lewat group..karena diantara teman/group kalian pasti ada intelegen kafirnya..
Petunjuk Kita
"Perumpamaan orang beriman yang membaca Al-Qur'an adalah bagaikan buah utrujah (jeruk), oromanya harum dan rasanya nikmat. Perumpamaan seorang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an seperti buah kurma, tidak ada baunya dan rasanya manis. Perumpamaan seorang munafik yang membaca Al-Qur’an bagai raihanah (semacam bunga kenanga), baunya harum namun rasanya manis. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an bagai buah handzalah (antawali), tidak ada buanya dan rasanya pahit.” (Muttafaq Alaihi)
"Tidak ada satu kaum yang sedang membaca, mempelajari, dan mendiskusikan kitab Allah, kecuali para malaikat akan menaungi mereka, dan rahmat Allah akan tercurah kepadanya, dan sakinah (kedamaian) akan turun di atasnya, dan Allah akan sebutkan mereka pada makhluk yang ada di sisi-Nya.” (Ahmad dari Abu Hurairah).
“Sesungguhnya orang yang di hatinya tidak ada sesuatupun dari Al-Qur’an, maka ia bagaikan rumah rusak.” (At-Tirmidzi dari Ibnu Abbas).
Saudaraku, alangkah angkuhnya kita ketika membiarkan Al Quran kita berdebu dan tak terbaca, atau bahkan kita belum mempunyai Kitab Petunjuk Hidup ini. Allah Azza Wa Jalla telah mmbrikan Al Quran kepada kita untuk dijadikan petunjuk dalam mnjalani kehidupan. Yakinlah akan keberkahan di dalamnya. Karena Al Quran adalah Kalam Allah, Kalam Tuhan yang Menguasai Semesta Alam
Semoga Keberkahan Hidup meliputi kehidupan kita semua, Amin
"Tidak ada satu kaum yang sedang membaca, mempelajari, dan mendiskusikan kitab Allah, kecuali para malaikat akan menaungi mereka, dan rahmat Allah akan tercurah kepadanya, dan sakinah (kedamaian) akan turun di atasnya, dan Allah akan sebutkan mereka pada makhluk yang ada di sisi-Nya.” (Ahmad dari Abu Hurairah).
“Sesungguhnya orang yang di hatinya tidak ada sesuatupun dari Al-Qur’an, maka ia bagaikan rumah rusak.” (At-Tirmidzi dari Ibnu Abbas).
Saudaraku, alangkah angkuhnya kita ketika membiarkan Al Quran kita berdebu dan tak terbaca, atau bahkan kita belum mempunyai Kitab Petunjuk Hidup ini. Allah Azza Wa Jalla telah mmbrikan Al Quran kepada kita untuk dijadikan petunjuk dalam mnjalani kehidupan. Yakinlah akan keberkahan di dalamnya. Karena Al Quran adalah Kalam Allah, Kalam Tuhan yang Menguasai Semesta Alam
Semoga Keberkahan Hidup meliputi kehidupan kita semua, Amin
Ceramah Habib Umar bin Hafidz di Masjid an-Nur, Empang, Bogor
Ceramah Habib Umar bin Hafidz di Masjid an-Nur, Empang, Bogor
Ziarah Makam al-Quthb al-Arifbillah Al-Habib Abdullah bin Mukhsin al-Athtas.q
Bogor, Kamis Ashar, 7 Januari 2010.
=====================================
1. Inilah berita dari ash-Shadiqul Masduq, orang yang paling jujur dapat dipercaya kata-katanya, yaitu Nabi Muhammad SAW. Paling jujurnya makhluk Allah SWT, secara keseluruhan di muka bumi adalah Nabi Muhammad SAW.
Semoga Allah SWT mengkaruniakan kepada kita semua, yaitu kesempurnaan cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Dan dengan sebaik-baiknya orang yang mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW, dan dengan sempurna orang yang mencintai ahli bait-keluarganya Nabi Muhammad Rasulullah SAW dan para sahabatnya.
Sesungguhnya keluarganya Nabi SAW, mendapatkan kedudukan yang tinggi dan kemuliaan dari Allah SWT karena dia bernisbah kepada Nabi Muhammad SAW.
Dan begitu pula kemuliaan para Sahabat menjadi orang yang mulia karena mereka bersandar kepada Nabi Muhammad SAW.
Maka dari Muhammad SAW dalam hadistnya, Beliau bersabda “Seseorang sesuai dengan siapa teman duduknya.” Maka mereka para Sahabat Nabi dan para keluarga Nabi, mereka orang-orang yang duduk bersama Nabi Muhammad SAW.
Setelah kita bayangkan apabila seseorang melihat wajahnya seorang wali min auliya illah (Kekasih/Wali Allah), itu bisa diangkat oleh Allah SWT yang tadinya orang yang celaka- orang yang sial menjadi orang yang sa’adah, orang yang abadi yaitu orang yang betul-betul mendapat kebahagiaan yang abadi di sisi Allah SWT. Itu terjadi apabila menatap matanya wajah dari orang wali min auliya illah, bayangkan bagaimana menurut kalian bagi seseorang yang pernah menatap wajahnya Nabi Muhammad SAW.
Mereka para sahabat Nabi Muhammad SAW, mereka bukan hanya melihat Nabi, mereka duduk bersama Nabi Muhammad SAW, mereka berjuang bersama Nabi Muhammad SAW, mereka makan dan minum bersama Nabi Muhammad SAW. Allah SWT mengagungkan dan memuliakan mereka para sahabat dan keluarganya Nabi Muhammad SAW.
Dan mereka hidup bersama Nabi Muhammad SAW, dengan akhlak yang mulia pekerti yang sangat agung yang tidak pernah disaksikan oleh orang-orang yang sezaman sesudah beliau.
============================================
AHLAK BUDI PEKERTI SAYYIDINA ABUBAKAR
2. Dan jagalah lisan kalian daripada perkataan dusta dan ghibah. Karena sesungguhnya perbuatan dusta dan ghibah dapat menghilangkan pahala-pahala ibadah seperti puasa dan yang lainnya. Bila seseorang berdusta atau ghibah/bergunjing maka dihilangkan pahalanya oleh Allah SWT. Maka Rasulullah SAW bersabda, “Puasa adalah perisai atau benteng dari kalian selama kalian tidak merusaknya.” Maka para sahabat bertanya, “Sesungguhnya apa yang bisa merusak puasa itu , Ya Rasulullah?” Rasulullah menjawab, “Sesungguhnya apabila kalian menjaga lisan kalian daripada perkataan dusta dan tidak berbuat ghibah.”
Maka dari itu Rasulullah SAW juga bersabda, “Jagalah mata hatimu, umat! perut kalian dari makanan-makanan yang haram”, dan Nabi mengatakan , “Setiap satu suap atau makanan haram yang masuk ke dalam perut seseorang maka neraka lebih pantas baginya.”
Tatkala pernah suatu kali yaitu pembantu yang membantu di rumah tangga Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq. ra diberikan suatu makanan, maka pembantu ini memakan terlebih dahulu makanan itu tanpa menanyakan terlebih dahulu kepada Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq. ra. Maka Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq. ra menegur kepada pembantu ini, “Mengapa engkau tidak menanyakan terlebih dahulu kepadaku tentang makanan ini, biasanya kamu menanyakan dulu baru engkau memakannya?”
“Aku tadi dalam keadaan sibuk, aku dalam keadaan lapar sehingga aku lupa menanyakan hal ini kepadamu, wahai Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq. ra”.
Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq. ra berkata, “Makanan ini aku dapatkan daripada tetangga yang sedang ada pesta perkawinan, diberikan makanan ini kepadaku. Dahulu dia pernah menjadi dukun dan berdusta kepadaku.” Maka kata Sayyidina Abu Bakar, “Berarti makanan ini adalah makanan Subhat, diragukan kehalalannya.” Maka Sayyidina Abu Bakar memasukkan jarinya ke mulut pembantunya supaya memuntahkan makanan yang masuk itu.
(kisah lain) Maka tatkala mendengar itu, tetangga yang ada di kampungnya, “Bagaimana keadaan Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq. ra, yaitu khalifah Rasulullah SAW, dengan bersuara yang begitu keras ingin memuntahkan makanan yang telah masuk ke dalam perutnya dari pembantunya yang tidak diketahuinya”
Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq. ra berkata, “Ada makanan yang masuk ke dalam perutku dari makanan yang subhat, maka harus aku mengeluarkannya dari perutku ini”.
“Maka bantulah dengan minum air, mungkin dengan engkau meminum air akan mengeluarkan semua makanan yang ada dalam perutmu itu.” Maka keluarlah makanan itu.
Tatkala keluar makanan subhat itu dari perut, maka beristighfarlah beliau sehingga dengan istighfarnya mungkin bisa membersihkan dari sisa-sisa makanan tersebut. Maka sahabat yang melihat keadaan Sayidina Abu Bakar, “Hampir-hampir engkau ini mencelakakan dirimu wahai Sayidina Abu Bakar.” Maka Sayidina Abu Bakar mengatakan, “Seandainya aku mengeluarkan makanan subhat ini dari perutku dengan ruhku sampai aku matipun, aku rela, jangan sampai makanan ini masih ada dalam perutku daripada makanan yang haram. Karena aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Setiap masuk makanan satu suap daripada makanan yang haram maka neraka lebih utama bagi orang itu’.”
Segala Puji bagi Allah SWT yang telah mengumpulkan kita dalam keadaan baik, semoga Allah mencatat amal kita ini. Setiap hari Kamis dan hari Senin, yaitu hari yang mana dilaporkan amalan umat Nabi Muhammad SAW kepada Nabi Muhammad SAW dan kepada Allah SWT. Maka tidak diterima oleh Allah SWT amalan daripada orang yang memutuskan hubungan silaturahmi, Allah akan mengampuni dosa-dosa semua kaum muslimin di hari itu kecuali orang yang menaruh perasaan dengki atau benci kepada sesama muslim.
Dan malam ini malam jum’at, maka perbanyaklah shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Diriwayatkan barangsiapa membaca Surat Al-Kahfi di malam Jum’at, Maka Allah SWT menerangkan kepadanya cahaya sampai ke tujuh lapis langit, bahkan cahaya itu sampai kepada Baitul Atiq di Mekkah, maka dari Baitul Atiq diberikan oleh Allah SWT kepada orang yang membacanya tersebut.
Dan barangsiapa bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW di hari Jum’at, sore ba’da ashar di hari Jum’at 80 kali shalawat, maka diampuni dosanya 80 tahun.
Semoga Allah SWT membalas kebaikan semua para pengurus yang ada di tempat ini, khususnya al-Munsib diberikan keberkahan oleh Allah SWT dan segala kebaikan oleh Allah SWT dan diberi kesehatan dan dipanjangkan umurnya oleh Allah SWT.
Ketahuilah saksikanlah kita, Ya Allah, dan kita meminta ampun kepada Allah SWT ditempat ini, semoga Allah menerima taubat kita dan melihat serta memantau kepada kita dan memperbaiki hati-hati kita. Dan diberikan taufik oleh Allah SWT didalam taat hati kita dan anggota badan kita. Semoga Allah menjauhkan kita dari segala kejahatan dan kejelekan di dunia dan di akhirat. Amin, Ya Robbal Alamin.
============================================
( karena terlalu panjang.....ceramah ini sengaja kami potong di tengah di mulai dari riwayat ttg sayyidina abu bakar ashidiq ....utk menunjukkan bagaimana kecintaan ahlussunah wal jamaah dan sadah ahlul bait keturunan rasulullah SAW thdp sayyidina abubakar....penyampain ini melalui riwayat yg benar dari guru yg mulia dari tarim yaitu al musnid alhabib umar bin hafidh bin syekh abubakar bin salim.... )
Ziarah Makam al-Quthb al-Arifbillah Al-Habib Abdullah bin Mukhsin al-Athtas.q
Bogor, Kamis Ashar, 7 Januari 2010.
=====================================
1. Inilah berita dari ash-Shadiqul Masduq, orang yang paling jujur dapat dipercaya kata-katanya, yaitu Nabi Muhammad SAW. Paling jujurnya makhluk Allah SWT, secara keseluruhan di muka bumi adalah Nabi Muhammad SAW.
Semoga Allah SWT mengkaruniakan kepada kita semua, yaitu kesempurnaan cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Dan dengan sebaik-baiknya orang yang mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW, dan dengan sempurna orang yang mencintai ahli bait-keluarganya Nabi Muhammad Rasulullah SAW dan para sahabatnya.
Sesungguhnya keluarganya Nabi SAW, mendapatkan kedudukan yang tinggi dan kemuliaan dari Allah SWT karena dia bernisbah kepada Nabi Muhammad SAW.
Dan begitu pula kemuliaan para Sahabat menjadi orang yang mulia karena mereka bersandar kepada Nabi Muhammad SAW.
Maka dari Muhammad SAW dalam hadistnya, Beliau bersabda “Seseorang sesuai dengan siapa teman duduknya.” Maka mereka para Sahabat Nabi dan para keluarga Nabi, mereka orang-orang yang duduk bersama Nabi Muhammad SAW.
Setelah kita bayangkan apabila seseorang melihat wajahnya seorang wali min auliya illah (Kekasih/Wali Allah), itu bisa diangkat oleh Allah SWT yang tadinya orang yang celaka- orang yang sial menjadi orang yang sa’adah, orang yang abadi yaitu orang yang betul-betul mendapat kebahagiaan yang abadi di sisi Allah SWT. Itu terjadi apabila menatap matanya wajah dari orang wali min auliya illah, bayangkan bagaimana menurut kalian bagi seseorang yang pernah menatap wajahnya Nabi Muhammad SAW.
Mereka para sahabat Nabi Muhammad SAW, mereka bukan hanya melihat Nabi, mereka duduk bersama Nabi Muhammad SAW, mereka berjuang bersama Nabi Muhammad SAW, mereka makan dan minum bersama Nabi Muhammad SAW. Allah SWT mengagungkan dan memuliakan mereka para sahabat dan keluarganya Nabi Muhammad SAW.
Dan mereka hidup bersama Nabi Muhammad SAW, dengan akhlak yang mulia pekerti yang sangat agung yang tidak pernah disaksikan oleh orang-orang yang sezaman sesudah beliau.
============================================
AHLAK BUDI PEKERTI SAYYIDINA ABUBAKAR
2. Dan jagalah lisan kalian daripada perkataan dusta dan ghibah. Karena sesungguhnya perbuatan dusta dan ghibah dapat menghilangkan pahala-pahala ibadah seperti puasa dan yang lainnya. Bila seseorang berdusta atau ghibah/bergunjing maka dihilangkan pahalanya oleh Allah SWT. Maka Rasulullah SAW bersabda, “Puasa adalah perisai atau benteng dari kalian selama kalian tidak merusaknya.” Maka para sahabat bertanya, “Sesungguhnya apa yang bisa merusak puasa itu , Ya Rasulullah?” Rasulullah menjawab, “Sesungguhnya apabila kalian menjaga lisan kalian daripada perkataan dusta dan tidak berbuat ghibah.”
Maka dari itu Rasulullah SAW juga bersabda, “Jagalah mata hatimu, umat! perut kalian dari makanan-makanan yang haram”, dan Nabi mengatakan , “Setiap satu suap atau makanan haram yang masuk ke dalam perut seseorang maka neraka lebih pantas baginya.”
Tatkala pernah suatu kali yaitu pembantu yang membantu di rumah tangga Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq. ra diberikan suatu makanan, maka pembantu ini memakan terlebih dahulu makanan itu tanpa menanyakan terlebih dahulu kepada Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq. ra. Maka Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq. ra menegur kepada pembantu ini, “Mengapa engkau tidak menanyakan terlebih dahulu kepadaku tentang makanan ini, biasanya kamu menanyakan dulu baru engkau memakannya?”
“Aku tadi dalam keadaan sibuk, aku dalam keadaan lapar sehingga aku lupa menanyakan hal ini kepadamu, wahai Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq. ra”.
Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq. ra berkata, “Makanan ini aku dapatkan daripada tetangga yang sedang ada pesta perkawinan, diberikan makanan ini kepadaku. Dahulu dia pernah menjadi dukun dan berdusta kepadaku.” Maka kata Sayyidina Abu Bakar, “Berarti makanan ini adalah makanan Subhat, diragukan kehalalannya.” Maka Sayyidina Abu Bakar memasukkan jarinya ke mulut pembantunya supaya memuntahkan makanan yang masuk itu.
(kisah lain) Maka tatkala mendengar itu, tetangga yang ada di kampungnya, “Bagaimana keadaan Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq. ra, yaitu khalifah Rasulullah SAW, dengan bersuara yang begitu keras ingin memuntahkan makanan yang telah masuk ke dalam perutnya dari pembantunya yang tidak diketahuinya”
Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq. ra berkata, “Ada makanan yang masuk ke dalam perutku dari makanan yang subhat, maka harus aku mengeluarkannya dari perutku ini”.
“Maka bantulah dengan minum air, mungkin dengan engkau meminum air akan mengeluarkan semua makanan yang ada dalam perutmu itu.” Maka keluarlah makanan itu.
Tatkala keluar makanan subhat itu dari perut, maka beristighfarlah beliau sehingga dengan istighfarnya mungkin bisa membersihkan dari sisa-sisa makanan tersebut. Maka sahabat yang melihat keadaan Sayidina Abu Bakar, “Hampir-hampir engkau ini mencelakakan dirimu wahai Sayidina Abu Bakar.” Maka Sayidina Abu Bakar mengatakan, “Seandainya aku mengeluarkan makanan subhat ini dari perutku dengan ruhku sampai aku matipun, aku rela, jangan sampai makanan ini masih ada dalam perutku daripada makanan yang haram. Karena aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Setiap masuk makanan satu suap daripada makanan yang haram maka neraka lebih utama bagi orang itu’.”
Segala Puji bagi Allah SWT yang telah mengumpulkan kita dalam keadaan baik, semoga Allah mencatat amal kita ini. Setiap hari Kamis dan hari Senin, yaitu hari yang mana dilaporkan amalan umat Nabi Muhammad SAW kepada Nabi Muhammad SAW dan kepada Allah SWT. Maka tidak diterima oleh Allah SWT amalan daripada orang yang memutuskan hubungan silaturahmi, Allah akan mengampuni dosa-dosa semua kaum muslimin di hari itu kecuali orang yang menaruh perasaan dengki atau benci kepada sesama muslim.
Dan malam ini malam jum’at, maka perbanyaklah shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Diriwayatkan barangsiapa membaca Surat Al-Kahfi di malam Jum’at, Maka Allah SWT menerangkan kepadanya cahaya sampai ke tujuh lapis langit, bahkan cahaya itu sampai kepada Baitul Atiq di Mekkah, maka dari Baitul Atiq diberikan oleh Allah SWT kepada orang yang membacanya tersebut.
Dan barangsiapa bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW di hari Jum’at, sore ba’da ashar di hari Jum’at 80 kali shalawat, maka diampuni dosanya 80 tahun.
Semoga Allah SWT membalas kebaikan semua para pengurus yang ada di tempat ini, khususnya al-Munsib diberikan keberkahan oleh Allah SWT dan segala kebaikan oleh Allah SWT dan diberi kesehatan dan dipanjangkan umurnya oleh Allah SWT.
Ketahuilah saksikanlah kita, Ya Allah, dan kita meminta ampun kepada Allah SWT ditempat ini, semoga Allah menerima taubat kita dan melihat serta memantau kepada kita dan memperbaiki hati-hati kita. Dan diberikan taufik oleh Allah SWT didalam taat hati kita dan anggota badan kita. Semoga Allah menjauhkan kita dari segala kejahatan dan kejelekan di dunia dan di akhirat. Amin, Ya Robbal Alamin.
============================================
( karena terlalu panjang.....ceramah ini sengaja kami potong di tengah di mulai dari riwayat ttg sayyidina abu bakar ashidiq ....utk menunjukkan bagaimana kecintaan ahlussunah wal jamaah dan sadah ahlul bait keturunan rasulullah SAW thdp sayyidina abubakar....penyampain ini melalui riwayat yg benar dari guru yg mulia dari tarim yaitu al musnid alhabib umar bin hafidh bin syekh abubakar bin salim.... )
bila Al Qur'an bisa berbicara
assalamualaikum wr wb.
"Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itu penghuni-penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya."
(QS Al A'raaf [7] : 36).
Bila Al Qur'an bisa bicara!
Waktu engkau masih kanak-knaak, kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudhu' aku (Al Qur'an), kau sentuh dalam keadaan suci
Aku (Al Qur'an), kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku (Al Qur'an), engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku (Al Qur'an) mesra
Sekarang engkau telah dewasa...
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku (Al Qur'an)...
Apakah aku (Al Qur'an) bacaan usang yang tinggal sejarah...
Menurutmu barangkali aku (Al Qur'an) bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku (Al Qur'an) hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
Sekarang aku (Al Qur'an), engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya
Aku (Al Qur'an) sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadang kala aku (Al Qur'an) dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku (Al Qur'an) kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan
Kini aku (Al Qur'an) lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku (Al Qur'an) engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku (Al Qur'an) kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....
Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku (Al Qur'an) yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan...
Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surah2ku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu dan di laci kamarmu
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
Aku (Al Qur'an) tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku
saat kau pun ingin tidur engkau selalu memutar kaset tape favorit kamu.
aku (Al Qur'an) tahu kalau itu bukan kaset tape yg senantiasa melantunkan ayatku.
Di meja kerjamu dan di meja belajrmu tidak ada aku (Al Qur'an) untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku (Al Qur'an).
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV Menonton pertandingan sepak bola musik atau Film dan Sinetron laga
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu...aku (Al Qur'an) menjadi semakin kusam dalam lemari
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku (Al Qur'an).
Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan?
Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku(Al Qur'an) engkau dapat selama melaluinya.
Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...kuranglah jatah umurmu...
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.
Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu
Dari perjalanan di alam akhirat
Tapi Akulah " Al Qur'an" kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
Yang berasal dari Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.
Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu...
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu dan laci kamarmu
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu dan meja belajarmu
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu
Sentuhilah aku kembali...
Baca dan pelajari lagi aku....
Setiap datangnya pagi dan sore hari
Seperti dulu....dulu sekali...
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos...
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan biarkan aku sendiri....
Dalam bisu dan sepi....
Ya Rabb jadikan kami semua hamba-Mu yang selalu membaca , memahami, melaksanakan apa yang ada di dalam Al Qur'an dfi setiap hari kami , sampai roh memisah dengan raga kami..
Amin Ya Rabb ...
"Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itu penghuni-penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya."
(QS Al A'raaf [7] : 36).
Bila Al Qur'an bisa bicara!
Waktu engkau masih kanak-knaak, kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudhu' aku (Al Qur'an), kau sentuh dalam keadaan suci
Aku (Al Qur'an), kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku (Al Qur'an), engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku (Al Qur'an) mesra
Sekarang engkau telah dewasa...
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku (Al Qur'an)...
Apakah aku (Al Qur'an) bacaan usang yang tinggal sejarah...
Menurutmu barangkali aku (Al Qur'an) bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku (Al Qur'an) hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
Sekarang aku (Al Qur'an), engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya
Aku (Al Qur'an) sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadang kala aku (Al Qur'an) dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku (Al Qur'an) kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan
Kini aku (Al Qur'an) lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku (Al Qur'an) engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku (Al Qur'an) kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....
Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku (Al Qur'an) yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan...
Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surah2ku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu dan di laci kamarmu
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
Aku (Al Qur'an) tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku
saat kau pun ingin tidur engkau selalu memutar kaset tape favorit kamu.
aku (Al Qur'an) tahu kalau itu bukan kaset tape yg senantiasa melantunkan ayatku.
Di meja kerjamu dan di meja belajrmu tidak ada aku (Al Qur'an) untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku (Al Qur'an).
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV Menonton pertandingan sepak bola musik atau Film dan Sinetron laga
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu...aku (Al Qur'an) menjadi semakin kusam dalam lemari
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku (Al Qur'an).
Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan?
Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku(Al Qur'an) engkau dapat selama melaluinya.
Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...kuranglah jatah umurmu...
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.
Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu
Dari perjalanan di alam akhirat
Tapi Akulah " Al Qur'an" kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
Yang berasal dari Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.
Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu...
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu dan laci kamarmu
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu dan meja belajarmu
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu
Sentuhilah aku kembali...
Baca dan pelajari lagi aku....
Setiap datangnya pagi dan sore hari
Seperti dulu....dulu sekali...
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos...
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan biarkan aku sendiri....
Dalam bisu dan sepi....
Ya Rabb jadikan kami semua hamba-Mu yang selalu membaca , memahami, melaksanakan apa yang ada di dalam Al Qur'an dfi setiap hari kami , sampai roh memisah dengan raga kami..
Amin Ya Rabb ...
kiriman pertama dari ana ( MARI KITA RENUNGKAN) 2
beberapa hari yang lampau ana mendapat sms,,yang berisikan suatu kabar yang membuat hati ana tersentak,
"akhi..ini sms dari keluarga adek fulanah..dia terkena kanker..!!"
ya Allah...baru kemarin ini adek kecilku berdialog dengan ana lewat dunia maya.,untuk bertanya akan masalah agama yang begitu inginnya dia mempelajarinya.
begtu inginnya ia mendalaminya secara menyeluruh.
subhanallah ..Allah memberinya kelembutan hati,,memberinya nikmat berupa baktinya yang membuat orang tuanya bahagia,,dia seorang gadis kecil yang penurut.,dia ingin ayah sama bundanya bahagia,,dia tidak ingin bundanya kecewa,,dia sangat ingin melihat bundanya bahagia.
ana teringat akan perkataanya..
"kak ozy ana mau nikah..ana di jodohin ama orang tua ana..
udah tau gmn calonnya..??
"belum kak...katanya bunda orangnya baik...
"ana sih nurut aja..ana pengen bunda bahagia..
"kak ozy...hari ini ana bahagia..ana seneng banget ngelihat bunda bahagia nyiapin pernikahan ana..
kak ozy...ana seneeng banget ngelihat bunda bahgia..
ya Allah begitu tulusnya dia mengharap senyum bundanya..
meskipun hal ini (pernikahan) bukan merupakan suatu hal yang kecil dan tidak dapat di putuskan oleh salah satu pihak orang tua aja..
tapi dia nurut dan percaya pada orang tuanya agar orang tuanya bahagia..
ana teringat akan besar keinginanya ingin mempelajari ilmu agama ini,,yaitu dengan tiada hentinya bertanya suatu permasalahan yang ia temukan dalam agama ini.
hingga ana teringat akan hadist sering ana baca dan apa yang telah di sampaikan Rasulullah pada umatnya yaitu..
“Barangsiapa yang berjalan menuntut ilmu, maka Allah mudahkan jalannya menuju Surga. Sesungguhnya Malaikat akan meletakkan sayapnya untuk orang yang menuntut ilmu karena ridha dengan apa yang mereka lakukan. Dan sesungguhnya seorang yang mengajarkan kebaikan akan dimohonkan ampun oleh makhluk yang ada di langit maupun di bumi hingga ikan yang berada di air. Sesungguhnya keutamaan orang ‘alim atas ahli ibadah seperti keutamaan bulan atas seluruh bintang. Sesungguhnya para ulama itu pewaris para Nabi. Dan sesungguhnya para Nabi tidak mewariskan dinar tidak juga dirham, yang mereka wariskan hanyalah ilmu. Dan barangsiapa yang mengambil ilmu itu, maka sungguh, ia telah mendapatkan bagian yang paling banyak.”
Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Ahmad (V/196), Abu Dawud (no. 3641), at-Tirmidzi (no. 2682), Ibnu Majah (no. 223), dan Ibnu Hibban (no. 80 al-Mawaarid), lafazh ini milik Ahmad, dari Shahabat Abu Darda’ radhiyallaahu ‘anhu.
ana yakin.tidak akan sia-sia usaha yang di lakukan untuk menuju kebaikan,,usaha yang dilakukan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah..Allah pasti akan membalasnya yaitu berupa kenikmatan yang telah di janjikan oleh Allah. yaitu surga yang isinya tidak ada kesusahan sedikitpun di dalamnya
Ya Allah ...
agak lama tidak ada kabar..tiba-tiba datang sms lanjutan yang membuat hati ana bergetar..
" bahwa adek kecil telah pulang menuju Allah'"
adek kecil yang lugu..adek yang penurut, adek yang begitu besar keinginannya mendalami agama ini..
satu lagi...
keluarganya mengabarkan bahwa terdapat nama-nama orang yang ia kenal dalam dunia maya..yaitu orang-orang yg sering mengajarinya dalam masalah agama ini.
tertulis dalam catatannya bahwa..betapa inginnya dia bertemu orang-orang tersebut secara langsung,,bukan hanya di dunia maya..
dalam tulisannya juga dia menyatakan bahwa..betapa sayangnya dia kepada orang-orang tersebut.
membaca itu hati ana langsung tersentuh..hati ana malu..begitu tulusnya dia..
bayangkan wahai saudara-saudaraku...padahal...tidak tahu orangnya kayak apa..ketemu juga tidak...dia dapat cinta kepada mereka-mereka yg telah mengajarinya tentang agama ini..
terus karena apa dia dapat cinta??.karena apa...!!!!!??
apa kalo bukan karena Allah..?? apalagi kalo bukan karena Agama Allah..??? wollohua'lam.
bukankah itu sebuah anugerah dari Allah..??
yaitu rasa cinta yang timbul karenaNYA,,karena agamaNYA..??
sudah sampai kah hadist ini pada kalian saudaraku..??
"Layak mendapatkan cinta-Ku bagi orang yang saling mencintai karena-Ku. Orang yang saling mencintai karena-Ku(di hari kiamat) akan ditempatkan di menara dari cahaya, tempat yang diingini oleh para nabi, orang-orang yang benar dan para syuhada (Shahih jami)
sesungguhnyha Alloh ta'ala berfirman pada hari kiamat: Mana orang yang saling mencintai karena kebesaran Ku, hari ini Aku akan menaungi mereka pada saat tidak ada naungan selain naungan-Ku"(HR muslim)
siapa yang tidak ingin mendapat cinta Allah..??
siapa yang tidak ingin ditempatkan di menara dari cahaya, tempat yang diingini oleh para nabi , orang-orang yang benar dan para syuhada ??
tidak inginkah kalian..??
sudahkah kalian menempatkan cinta yaitu cinta kepada makhluk karena Allah..???
sudahkah saudaraku..??
Abu hamzah , anas bin malik radhiallahu'anhu. menerangkan bahwa Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "tidak sempurna iman seseorang diantara kalian sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri (HR bukhari dan muslim)
Ya Allah ampunilah kami yang lemah ini ..ampunilah kami yang lalai ini...
Ya Allah ampunilah dosanya, sayangilah dia, maafkanlah dia, sehatkanlah dia, muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah kuburannya, mandikanlah dia dengan air es dan air embun, bersihkanlah dari segala kesalahan sebagaimana kain putih bersih dari kotoran, gantikanlah untuknya tempat tinggal yang lebih baik dari tempat tinggalnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya dan peliharalah dia dari siksa kubur dan siksa neraka (HR Muslim).
mudah-mudahan Allah mengumpulkan kita semua di dalam surga bersama orang-orang yang di beri nikmat oleh Allah.
sedangkan kita wahai saudaraku..kita masih di beri nikamat dan kesempatan oleh Allah..
apa kita akan sia-siakan hal ini..??
tidak malukan kita pada Allah..??
Ibnu umar radhiallahu'anhu, berkata, Rasulullah Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam memegang pundaku lalu bersabda' Jadilah engkau di dunia laksana orang asing atau orang yang menyebrangi jalan, "bila engkau berada di sore hari, maka jangan menunggu datangnya pagi; dan bila engkau di pagi hari, maka jangan menunggu datangnya sore,Manfaatkan waktu sehatmu sebelum sakitmu, dan waktu hidupmu sebelum matimu (HR Bukhari)
mari kita bersegera menuju Allah..
mari kita bersegera menuju ampunan Allah...
mari kita tingkatkan iman kita...
Semoga Allah selalu menuntun kita semua dan meng istiqomahkan kita di dalamnya...Amiin
wallahua'lam..
"akhi..ini sms dari keluarga adek fulanah..dia terkena kanker..!!"
ya Allah...baru kemarin ini adek kecilku berdialog dengan ana lewat dunia maya.,untuk bertanya akan masalah agama yang begitu inginnya dia mempelajarinya.
begtu inginnya ia mendalaminya secara menyeluruh.
subhanallah ..Allah memberinya kelembutan hati,,memberinya nikmat berupa baktinya yang membuat orang tuanya bahagia,,dia seorang gadis kecil yang penurut.,dia ingin ayah sama bundanya bahagia,,dia tidak ingin bundanya kecewa,,dia sangat ingin melihat bundanya bahagia.
ana teringat akan perkataanya..
"kak ozy ana mau nikah..ana di jodohin ama orang tua ana..
udah tau gmn calonnya..??
"belum kak...katanya bunda orangnya baik...
"ana sih nurut aja..ana pengen bunda bahagia..
"kak ozy...hari ini ana bahagia..ana seneng banget ngelihat bunda bahagia nyiapin pernikahan ana..
kak ozy...ana seneeng banget ngelihat bunda bahgia..
ya Allah begitu tulusnya dia mengharap senyum bundanya..
meskipun hal ini (pernikahan) bukan merupakan suatu hal yang kecil dan tidak dapat di putuskan oleh salah satu pihak orang tua aja..
tapi dia nurut dan percaya pada orang tuanya agar orang tuanya bahagia..
ana teringat akan besar keinginanya ingin mempelajari ilmu agama ini,,yaitu dengan tiada hentinya bertanya suatu permasalahan yang ia temukan dalam agama ini.
hingga ana teringat akan hadist sering ana baca dan apa yang telah di sampaikan Rasulullah pada umatnya yaitu..
“Barangsiapa yang berjalan menuntut ilmu, maka Allah mudahkan jalannya menuju Surga. Sesungguhnya Malaikat akan meletakkan sayapnya untuk orang yang menuntut ilmu karena ridha dengan apa yang mereka lakukan. Dan sesungguhnya seorang yang mengajarkan kebaikan akan dimohonkan ampun oleh makhluk yang ada di langit maupun di bumi hingga ikan yang berada di air. Sesungguhnya keutamaan orang ‘alim atas ahli ibadah seperti keutamaan bulan atas seluruh bintang. Sesungguhnya para ulama itu pewaris para Nabi. Dan sesungguhnya para Nabi tidak mewariskan dinar tidak juga dirham, yang mereka wariskan hanyalah ilmu. Dan barangsiapa yang mengambil ilmu itu, maka sungguh, ia telah mendapatkan bagian yang paling banyak.”
Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Ahmad (V/196), Abu Dawud (no. 3641), at-Tirmidzi (no. 2682), Ibnu Majah (no. 223), dan Ibnu Hibban (no. 80 al-Mawaarid), lafazh ini milik Ahmad, dari Shahabat Abu Darda’ radhiyallaahu ‘anhu.
ana yakin.tidak akan sia-sia usaha yang di lakukan untuk menuju kebaikan,,usaha yang dilakukan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah..Allah pasti akan membalasnya yaitu berupa kenikmatan yang telah di janjikan oleh Allah. yaitu surga yang isinya tidak ada kesusahan sedikitpun di dalamnya
Ya Allah ...
agak lama tidak ada kabar..tiba-tiba datang sms lanjutan yang membuat hati ana bergetar..
" bahwa adek kecil telah pulang menuju Allah'"
adek kecil yang lugu..adek yang penurut, adek yang begitu besar keinginannya mendalami agama ini..
satu lagi...
keluarganya mengabarkan bahwa terdapat nama-nama orang yang ia kenal dalam dunia maya..yaitu orang-orang yg sering mengajarinya dalam masalah agama ini.
tertulis dalam catatannya bahwa..betapa inginnya dia bertemu orang-orang tersebut secara langsung,,bukan hanya di dunia maya..
dalam tulisannya juga dia menyatakan bahwa..betapa sayangnya dia kepada orang-orang tersebut.
membaca itu hati ana langsung tersentuh..hati ana malu..begitu tulusnya dia..
bayangkan wahai saudara-saudaraku...padahal...tidak tahu orangnya kayak apa..ketemu juga tidak...dia dapat cinta kepada mereka-mereka yg telah mengajarinya tentang agama ini..
terus karena apa dia dapat cinta??.karena apa...!!!!!??
apa kalo bukan karena Allah..?? apalagi kalo bukan karena Agama Allah..??? wollohua'lam.
bukankah itu sebuah anugerah dari Allah..??
yaitu rasa cinta yang timbul karenaNYA,,karena agamaNYA..??
sudah sampai kah hadist ini pada kalian saudaraku..??
"Layak mendapatkan cinta-Ku bagi orang yang saling mencintai karena-Ku. Orang yang saling mencintai karena-Ku(di hari kiamat) akan ditempatkan di menara dari cahaya, tempat yang diingini oleh para nabi, orang-orang yang benar dan para syuhada (Shahih jami)
sesungguhnyha Alloh ta'ala berfirman pada hari kiamat: Mana orang yang saling mencintai karena kebesaran Ku, hari ini Aku akan menaungi mereka pada saat tidak ada naungan selain naungan-Ku"(HR muslim)
siapa yang tidak ingin mendapat cinta Allah..??
siapa yang tidak ingin ditempatkan di menara dari cahaya, tempat yang diingini oleh para nabi , orang-orang yang benar dan para syuhada ??
tidak inginkah kalian..??
sudahkah kalian menempatkan cinta yaitu cinta kepada makhluk karena Allah..???
sudahkah saudaraku..??
Abu hamzah , anas bin malik radhiallahu'anhu. menerangkan bahwa Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "tidak sempurna iman seseorang diantara kalian sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri (HR bukhari dan muslim)
Ya Allah ampunilah kami yang lemah ini ..ampunilah kami yang lalai ini...
Ya Allah ampunilah dosanya, sayangilah dia, maafkanlah dia, sehatkanlah dia, muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah kuburannya, mandikanlah dia dengan air es dan air embun, bersihkanlah dari segala kesalahan sebagaimana kain putih bersih dari kotoran, gantikanlah untuknya tempat tinggal yang lebih baik dari tempat tinggalnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya dan peliharalah dia dari siksa kubur dan siksa neraka (HR Muslim).
mudah-mudahan Allah mengumpulkan kita semua di dalam surga bersama orang-orang yang di beri nikmat oleh Allah.
sedangkan kita wahai saudaraku..kita masih di beri nikamat dan kesempatan oleh Allah..
apa kita akan sia-siakan hal ini..??
tidak malukan kita pada Allah..??
Ibnu umar radhiallahu'anhu, berkata, Rasulullah Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam memegang pundaku lalu bersabda' Jadilah engkau di dunia laksana orang asing atau orang yang menyebrangi jalan, "bila engkau berada di sore hari, maka jangan menunggu datangnya pagi; dan bila engkau di pagi hari, maka jangan menunggu datangnya sore,Manfaatkan waktu sehatmu sebelum sakitmu, dan waktu hidupmu sebelum matimu (HR Bukhari)
mari kita bersegera menuju Allah..
mari kita bersegera menuju ampunan Allah...
mari kita tingkatkan iman kita...
Semoga Allah selalu menuntun kita semua dan meng istiqomahkan kita di dalamnya...Amiin
wallahua'lam..
kiriman pertama dari ana ( MARI KITA RENUNGKAN) 1
Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh saudara-saudaraku..
ana rindu kalian..
ana kembali datang menggunakan akun ana yang pertama kali ana buat dulu dan yang sempat ana non aktifkan.
bismillah...
tidaklah kalian ingat tempat kembali kita saudaraku..??
Allah telah menciptakan dua tempat kembali bagi kita semua.
yaitu surga dan neraka, telah sampai kepada kita Hadis riwayat Abdullah bin Umar radhiallahu'anhu.:
Bahwa Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: Allah memasukkan ahli surga ke dalam surga dan ahli neraka ke dalam neraka, kemudian seorang penyeru berdiri di antara mereka dan berseru: Wahai ahli surga, tidak ada kematian. Wahai ahli neraka, tidak ada kematian. Masing- masing kekal abadi di tempatnya Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim : 5088
dalam hadist tersebut telah di jelaskankan bahwa sesungguhnya siapa saja yang masuk diantara keduanya, maka dia akan kekal di dalamnya.
sementara itu...sudah tahukah kita mengetahui tempat kembali kita..??
tahukah kita semua tempat kembali kita..??
tidak..! sekali lagi tidak...
sudah merasa amankah kita dengan ketidak tahuan kita..??
sudah merasa amankah kita dengan kelemahan kita..??
merasa amankah kita atas dosa2 yang telah kita lakukan..? dan atas maksiat yang telah kita perbuat di setiaap hembusan nafas kita..??
di sampaikan Dari abu hurairah radhiallahu'anhu, ia berkata sesungguhnya Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda; neraka itu tertutup dengan berbagai macam kesenangan, dan surga itu tertutup dengan berbagi macam ketidak senangan (Hr bukhari dan muslim)
Dari nu'man bin basyir radhiallahu'anhu, ia berkata ; saya mendengar Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda; sesungguhnya seringa-ringan siksa ahli neraka pada hari kiamat , ialah seseorang yang dibawah kedua tumitnya diletakkan dua bara api yang dapat mendidihkan otaknya; sedangkan ia berpendapat bahwa tidak ada seorangpun yang lebih berat siksaannya dari pada itu, padahala itu adalah siksaan yang paling ringan bagi ahli neraka (HR Bukhari dan Muslim)
coba kita bayangkan.. kita renungkan bagaimana rasanya siksaan seperti itu..??
sedangkan kita kekal di dalamnya...
hendaklah kita takut wahai manusia...hendaklah kita bersegera menuju kebaikan..hendaklah kita bersegera menuju Allah...serta berusaha tetap istiqomah di dalamnya.
agar Allah dapat menjauhkan kita dari api neraka dan memasukkan kita ke dalam surga yang di dalamnya terdapat berbagai kenikmatan yang tidak dapat kita bayangkan.
semoga Allah menjauhkan kita dari api neraka dan mengumpulkan kita semua di dalam surga..Amiin
sudah berapa lama kita hidup di dunia yang penuh dengan tipuan ini..?? banyak waktu yang telah kita buang dengan sia-sia. banyak berbagai kesempatan yang tidak kita hiraukan dan kita lewati begitu saja. tidak tahukah kita Allah telah banyak sekali memberi banyak nikmat kepada kita..?? nikmat Allah selalu turun kepada kita di setiap detik hembusahan nafas kita yang begitu berharga bagi kita.
hal ini telah di terang kan oleh Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam Dari ibnu abbas radhiallahu'anhu, ia berkata; Rasulullah bersabda" Ada dua nikmat dimana manusia banyak tertipu karenanya yaitu nikmat kesehatan dan kesempatan (HR Bukhari)
begitulah memang kenyataannya..benar apa yg telah di sampaikan Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam...
shadaqta Rasulullah. manusia itu tempatnya lalai.
setelah kita tahu dan sadar akan kelemahan kita sebagai manusia..apakah kita akan diam saja ..??
apakah kita akan diam dalam kubangan lumpur kemaksiatan yang yang telah menodai kita..
dan apakah kita akan berputus asa dari rahmat Allah sehingga kita tidak henti-hentinya bermaksiat kepada Allah dengan tanpa berusaha untuk menjauhinya dan memohon ampun kepada Allah..??
baca hadist ini wahai saudaraku...
Dari Anas bin Malik radhiallahu'anhu berkata,"Aku mendengar Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda bahwa Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,"Wahai anak Adam, selama kamu berdoa dan berharap kepada- Ku, maka Aku mengampuni dosa-dosa lampaumu dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, meski dosamu sepenuh langit, namun bila kamu meminta ampun kepada-Ku, pastilah Ku ampuni dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, meski kamu datang kepada Ku dengan dosa sepenuh bumi namun bila kamu menemui-Ku tanpa syirik kepada-Ku, maka Aku akan mendatangimu dengan ampunan sepenuh itu juga. (HR. At-Tirmizy).
Dari Abu Hamzah yaitu Anas bin Malik al-Anshari radhiallahu'anhu, pelayan Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam, katanya: Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam. bersabda:"Nescayalah Allah itu lebih gembira dengan taubat hambaNya daripada gembiranya seseorang dari engkau semua yang jatuh di atas untanya dan oleh Allah ia disesatkan di suatu tanah yang luas." (Muttafaq 'alaih)
Dari abu hurairah radhiallahu'anhu. ia berkata ; rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda; tatkala Allah menciptakan makhluk, ia menulis pada suatu kitab,, kitab itu berada di sisiNya di atas "Arsy, bertuliskan ; Sesungguhnya rahmat-Ku mengalahkan murka-Ku (Hr Bukhari dan muslim)
betapa buruknya kita saudaraku...
Allah telah memberikan banyak nikmat kepada kita, tapi kita tetap bermaksiat kepada Allah, kita selalu berbuat dosa.
mari kita menuju Allah., bertaubat kepada allah,,meminta ampun kepada Allah.
kita segerakan taubat kita...jangan mengundurya..karena kita tidak tahu kapan Allah akan mencabut nyawa kita.
ana rindu kalian..
ana kembali datang menggunakan akun ana yang pertama kali ana buat dulu dan yang sempat ana non aktifkan.
bismillah...
tidaklah kalian ingat tempat kembali kita saudaraku..??
Allah telah menciptakan dua tempat kembali bagi kita semua.
yaitu surga dan neraka, telah sampai kepada kita Hadis riwayat Abdullah bin Umar radhiallahu'anhu.:
Bahwa Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: Allah memasukkan ahli surga ke dalam surga dan ahli neraka ke dalam neraka, kemudian seorang penyeru berdiri di antara mereka dan berseru: Wahai ahli surga, tidak ada kematian. Wahai ahli neraka, tidak ada kematian. Masing- masing kekal abadi di tempatnya Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim : 5088
dalam hadist tersebut telah di jelaskankan bahwa sesungguhnya siapa saja yang masuk diantara keduanya, maka dia akan kekal di dalamnya.
sementara itu...sudah tahukah kita mengetahui tempat kembali kita..??
tahukah kita semua tempat kembali kita..??
tidak..! sekali lagi tidak...
sudah merasa amankah kita dengan ketidak tahuan kita..??
sudah merasa amankah kita dengan kelemahan kita..??
merasa amankah kita atas dosa2 yang telah kita lakukan..? dan atas maksiat yang telah kita perbuat di setiaap hembusan nafas kita..??
di sampaikan Dari abu hurairah radhiallahu'anhu, ia berkata sesungguhnya Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda; neraka itu tertutup dengan berbagai macam kesenangan, dan surga itu tertutup dengan berbagi macam ketidak senangan (Hr bukhari dan muslim)
Dari nu'man bin basyir radhiallahu'anhu, ia berkata ; saya mendengar Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda; sesungguhnya seringa-ringan siksa ahli neraka pada hari kiamat , ialah seseorang yang dibawah kedua tumitnya diletakkan dua bara api yang dapat mendidihkan otaknya; sedangkan ia berpendapat bahwa tidak ada seorangpun yang lebih berat siksaannya dari pada itu, padahala itu adalah siksaan yang paling ringan bagi ahli neraka (HR Bukhari dan Muslim)
coba kita bayangkan.. kita renungkan bagaimana rasanya siksaan seperti itu..??
sedangkan kita kekal di dalamnya...
hendaklah kita takut wahai manusia...hendaklah kita bersegera menuju kebaikan..hendaklah kita bersegera menuju Allah...serta berusaha tetap istiqomah di dalamnya.
agar Allah dapat menjauhkan kita dari api neraka dan memasukkan kita ke dalam surga yang di dalamnya terdapat berbagai kenikmatan yang tidak dapat kita bayangkan.
semoga Allah menjauhkan kita dari api neraka dan mengumpulkan kita semua di dalam surga..Amiin
sudah berapa lama kita hidup di dunia yang penuh dengan tipuan ini..?? banyak waktu yang telah kita buang dengan sia-sia. banyak berbagai kesempatan yang tidak kita hiraukan dan kita lewati begitu saja. tidak tahukah kita Allah telah banyak sekali memberi banyak nikmat kepada kita..?? nikmat Allah selalu turun kepada kita di setiap detik hembusahan nafas kita yang begitu berharga bagi kita.
hal ini telah di terang kan oleh Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam Dari ibnu abbas radhiallahu'anhu, ia berkata; Rasulullah bersabda" Ada dua nikmat dimana manusia banyak tertipu karenanya yaitu nikmat kesehatan dan kesempatan (HR Bukhari)
begitulah memang kenyataannya..benar apa yg telah di sampaikan Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam...
shadaqta Rasulullah. manusia itu tempatnya lalai.
setelah kita tahu dan sadar akan kelemahan kita sebagai manusia..apakah kita akan diam saja ..??
apakah kita akan diam dalam kubangan lumpur kemaksiatan yang yang telah menodai kita..
dan apakah kita akan berputus asa dari rahmat Allah sehingga kita tidak henti-hentinya bermaksiat kepada Allah dengan tanpa berusaha untuk menjauhinya dan memohon ampun kepada Allah..??
baca hadist ini wahai saudaraku...
Dari Anas bin Malik radhiallahu'anhu berkata,"Aku mendengar Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda bahwa Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,"Wahai anak Adam, selama kamu berdoa dan berharap kepada- Ku, maka Aku mengampuni dosa-dosa lampaumu dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, meski dosamu sepenuh langit, namun bila kamu meminta ampun kepada-Ku, pastilah Ku ampuni dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, meski kamu datang kepada Ku dengan dosa sepenuh bumi namun bila kamu menemui-Ku tanpa syirik kepada-Ku, maka Aku akan mendatangimu dengan ampunan sepenuh itu juga. (HR. At-Tirmizy).
Dari Abu Hamzah yaitu Anas bin Malik al-Anshari radhiallahu'anhu, pelayan Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam, katanya: Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam. bersabda:"Nescayalah Allah itu lebih gembira dengan taubat hambaNya daripada gembiranya seseorang dari engkau semua yang jatuh di atas untanya dan oleh Allah ia disesatkan di suatu tanah yang luas." (Muttafaq 'alaih)
Dari abu hurairah radhiallahu'anhu. ia berkata ; rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda; tatkala Allah menciptakan makhluk, ia menulis pada suatu kitab,, kitab itu berada di sisiNya di atas "Arsy, bertuliskan ; Sesungguhnya rahmat-Ku mengalahkan murka-Ku (Hr Bukhari dan muslim)
betapa buruknya kita saudaraku...
Allah telah memberikan banyak nikmat kepada kita, tapi kita tetap bermaksiat kepada Allah, kita selalu berbuat dosa.
mari kita menuju Allah., bertaubat kepada allah,,meminta ampun kepada Allah.
kita segerakan taubat kita...jangan mengundurya..karena kita tidak tahu kapan Allah akan mencabut nyawa kita.
Sapakah Ahlul Bayt Nabi SAW itu....??? Tak Kenal Maka Tak Sayang
Idrus Ramli wrote
Suatu ketika ana ketamuan teman Syii yang kenal kira-kira sebulan sebelumnya di sebuah acara pernikahan keluarganya. Kebetulan ia agak pandai membaca kitab. Sehabis ana kasih makan, ia tanya apakah ana punya Tafsir al-Durr al-Mantsur? Ana jawab alhamdulillah punya. Ana tanya, ada apa? Ia jawab, "Tolong dibuka surat al-Ahzab ayat 33!"
Setelah ana cari tidak beberapa lama ana temukan. Akhirnya ia tanya lagi, "Coba kamu perhatikan siapa yang dimaksud Ahlul Bayt dalam tafsir tersebut?" Ana jawab: "Jelas, di sini 4 riwayat pertama menyatakan maksudnya istri-istri Nabi saw. 7 riwayat sesudahnya menyatakan anak dan cucu-cucu Nabi saw. Dan 1 riwayat lagi menyatakan, Ahlul Bayt itu keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja'far dan keluarga Abbas."
Terus dia bertanya: "Menurut kamu pendapat mana yang benar?" Ana jawab: "Ya, jelas benar semua." Lalu dia berkata: "Kok bisa, pendapat berbeda bisa dikatakan benar semua. Apa logikanya?" Terus ana jawab: "Bisa saja. Perbedaan pendapat dalam penafsiran teks itu menurut ahli tafsir ada dua macam. Ada perbedaan tanawwu' (variatif), maksudnya antara pendapat2 itu tidak saling menafikan, bahkan saling melengkapi. Kedua ada perbedaan tanaqudh, kontradiktif, antara pendapat yang 1 dan lainnya saling menafikan. Yang kedua ini jarang terjadi dalam penafsiran teks al-Qur'an maupun hadits."
Dia tanya: "Terus menurut kamu. Perbedaan dalam al-Durr al-Mantsur masuk yang mana?" ana jawab: "Masuk yang pertama. Dengan demikian, berarti istri-istri Nabi saw, dan anak cucu beliau sama-sama Ahlul Bayt. Istri-istri Nabi saw masuk dalam Ahlul Bayt dengan ketentuan ayat al-Qur'an itu sendiri, karena konteks ayat tersebut melihat dari pra (sibaq) dan pasca (lihaq)-nya, jelas-jelas membicarakan istri-istri Nabi saw. Pendekatan semacam ini dalam penafsiran al-Qur'an disebut dengan munasabat (korelasi antar ayat yang berdampingan). Syaikh al-Thabathaba'i dalam Tafsir al-Mizan selalu mengikuti pendekatan munasabat ini dalam menafsirkan ayat-ayat. Tetapi sayang sekali, ketika dia menafsirkan ayat 33 al-Ahzab, ilmu munasabat-nya tidak manfa'at bagi beliau, dan tampak sekali fanatisme Syiinya. Na'udzu billah minat ta'ashshub.
Sedangkan anak cucu Nabi saw, masuk dalam Ahlul Bayt berdasarkan Sunnah/sabda Nabi saw. Seperti kita maklumi, sunnah itu kedudukannya sama dengan al-Qur'an. Kesimpulannya, istri-istri Nabi saw masuk dalam Ahlul Bayt berdasarkan nash ayat al-Qur'an, sedangkan anak cucu Nabi saw masuk dalam Ahlul Bayt berdasarkan nash Sunnah/Hadits Nabi saw yang kedudukannya sama dan harus kita ikuti semua."
Setelah ana jawab dengan keterangan ini, akhirnya teman ana yang Syii itu beralih ke pembicaraan lain. Sebagai tuan rumah yang baik, ana hanya mengikuti aja alur pembicaraannya. Ana dengar, orang ini memang sering menjadi pembicara dalam acara-acara pengajian Syiah. Mudah-mudahan cerita ini bermanfaat bagi kita semua amin.
Suatu ketika ana ketamuan teman Syii yang kenal kira-kira sebulan sebelumnya di sebuah acara pernikahan keluarganya. Kebetulan ia agak pandai membaca kitab. Sehabis ana kasih makan, ia tanya apakah ana punya Tafsir al-Durr al-Mantsur? Ana jawab alhamdulillah punya. Ana tanya, ada apa? Ia jawab, "Tolong dibuka surat al-Ahzab ayat 33!"
Setelah ana cari tidak beberapa lama ana temukan. Akhirnya ia tanya lagi, "Coba kamu perhatikan siapa yang dimaksud Ahlul Bayt dalam tafsir tersebut?" Ana jawab: "Jelas, di sini 4 riwayat pertama menyatakan maksudnya istri-istri Nabi saw. 7 riwayat sesudahnya menyatakan anak dan cucu-cucu Nabi saw. Dan 1 riwayat lagi menyatakan, Ahlul Bayt itu keluarga Ali, keluarga Aqil, keluarga Ja'far dan keluarga Abbas."
Terus dia bertanya: "Menurut kamu pendapat mana yang benar?" Ana jawab: "Ya, jelas benar semua." Lalu dia berkata: "Kok bisa, pendapat berbeda bisa dikatakan benar semua. Apa logikanya?" Terus ana jawab: "Bisa saja. Perbedaan pendapat dalam penafsiran teks itu menurut ahli tafsir ada dua macam. Ada perbedaan tanawwu' (variatif), maksudnya antara pendapat2 itu tidak saling menafikan, bahkan saling melengkapi. Kedua ada perbedaan tanaqudh, kontradiktif, antara pendapat yang 1 dan lainnya saling menafikan. Yang kedua ini jarang terjadi dalam penafsiran teks al-Qur'an maupun hadits."
Dia tanya: "Terus menurut kamu. Perbedaan dalam al-Durr al-Mantsur masuk yang mana?" ana jawab: "Masuk yang pertama. Dengan demikian, berarti istri-istri Nabi saw, dan anak cucu beliau sama-sama Ahlul Bayt. Istri-istri Nabi saw masuk dalam Ahlul Bayt dengan ketentuan ayat al-Qur'an itu sendiri, karena konteks ayat tersebut melihat dari pra (sibaq) dan pasca (lihaq)-nya, jelas-jelas membicarakan istri-istri Nabi saw. Pendekatan semacam ini dalam penafsiran al-Qur'an disebut dengan munasabat (korelasi antar ayat yang berdampingan). Syaikh al-Thabathaba'i dalam Tafsir al-Mizan selalu mengikuti pendekatan munasabat ini dalam menafsirkan ayat-ayat. Tetapi sayang sekali, ketika dia menafsirkan ayat 33 al-Ahzab, ilmu munasabat-nya tidak manfa'at bagi beliau, dan tampak sekali fanatisme Syiinya. Na'udzu billah minat ta'ashshub.
Sedangkan anak cucu Nabi saw, masuk dalam Ahlul Bayt berdasarkan Sunnah/sabda Nabi saw. Seperti kita maklumi, sunnah itu kedudukannya sama dengan al-Qur'an. Kesimpulannya, istri-istri Nabi saw masuk dalam Ahlul Bayt berdasarkan nash ayat al-Qur'an, sedangkan anak cucu Nabi saw masuk dalam Ahlul Bayt berdasarkan nash Sunnah/Hadits Nabi saw yang kedudukannya sama dan harus kita ikuti semua."
Setelah ana jawab dengan keterangan ini, akhirnya teman ana yang Syii itu beralih ke pembicaraan lain. Sebagai tuan rumah yang baik, ana hanya mengikuti aja alur pembicaraannya. Ana dengar, orang ini memang sering menjadi pembicara dalam acara-acara pengajian Syiah. Mudah-mudahan cerita ini bermanfaat bagi kita semua amin.
Rabu, 03 Februari 2010
Mengenal Motivasi
Sukses adalah keinginan tiap orang, ada satu hal penting dalam meraihnya, yaitu motivasi. Motivasi dapat membuahkan kedisiplinan, keuletan dan lain-lain. Motivasi adalah merupakan ruh dari jasad pribadi yang ingin sukses. motivasi merupakan suatu penggabungan keinginan dan energi dalam mencapai suatu tujuan. Dengan keinginan orang tau kemana akan melangkah, dengan energi orang akan dapat menggerakkan apa yang ada padanya untuk mencapai keinginan itu. Motivasi seperti udara bagi kehidupan. Sangat berperan penting bagi jiwa-jiwa yang ingin sukses.
Prinsip motivasi
1. motivasi merupakan proses psikologis dengan membangkitkan emosional.
2. motivasi berproses tanpa disadari.
3. motivasi bersifat individual sehingga cara memotivasi tiap orang bisa berbeda-beda atau juga dari waktu ke waktu mengalami perubahan. Namun inti dari motivasi itu bersumber dari diri sendiri (motivatornya maupun orang yang dimotivasi).
4. Motivasi adalah proses sosial, sehingga membutuhkan faktor eksternal
Sukses adalah keinginan tiap orang, ada satu hal penting dalam meraihnya, yaitu motivasi. Motivasi dapat membuahkan kedisiplinan, keuletan dan lain-lain. Motivasi adalah merupakan ruh dari jasad pribadi yang ingin sukses. motivasi merupakan suatu penggabungan keinginan dan energi dalam mencapai suatu tujuan. Dengan keinginan orang tau kemana akan melangkah, dengan energi orang akan dapat menggerakkan apa yang ada padanya untuk mencapai keinginan itu. Motivasi seperti udara bagi kehidupan. Sangat berperan penting bagi jiwa-jiwa yang ingin sukses.
Prinsip motivasi
1. motivasi merupakan proses psikologis dengan membangkitkan emosional.
2. motivasi berproses tanpa disadari.
3. motivasi bersifat individual sehingga cara memotivasi tiap orang bisa berbeda-beda atau juga dari waktu ke waktu mengalami perubahan. Namun inti dari motivasi itu bersumber dari diri sendiri (motivatornya maupun orang yang dimotivasi).
4. Motivasi adalah proses sosial, sehingga membutuhkan faktor eksternal
Minggu, 31 Januari 2010
Kisah Penuh Hikmah : Hutan nya Monyet
Seekor anak monyet bersiap-siap hendak melakukan perjalanan jauh. Ia merasa sudah bosan dengan hutan tempat hidupnya sekarang. Ia mendengar bahwa di bagian lain dunia ini ada tempat yang disebut “hutan” di mana ia berpikir akan mendapatkan tempat yang lebih “baik”. “Aku akan mencari kehidupan yang lebih baik!” katanya. Orangtua si Monyet, meskipun bersedih, melepaskan kepergiannya. “Biarlah ia belajar untuk kehidupannya sendiri,” kata sang Ayah kepada sang Ibu dengan bijak.
Maka pergilah si Anak Monyet itu mencari “hutan” yang ia gambarkan sebagai tempat hidup kau Monyet yang lebih baik. Sementara kedua orangtuanya tetap tinggal di hutan itu. Waktu terus berlalu, sampai suatu ketika, si Anak Monyet itu secara mengejutkan kembali ke orangtuanya. Tentu kedatangan anak semata wayang itu disambut gembira orangtuanya.
Sambil berpelukan, si Anak Monyet berkata, “Ayah, Ibu, aku tidak menemukan hutan seperti yang aku angan-angankan. Semua binatang yang aku temui selalu keheranan setiap aku menceritakan bahwa aku akan bergi ke sebuah tempat yang lebih baik bagi semua binatang yang bernama hutan.” “Malah, mereka mentertawakanku.” sambungnya sedih. Sang Ayah dan Ibu hanya tersenyum mendengarkan si Anak Monyet itu. “Sampai aku bertemu dengan Gajah yang bijaksana,” lanjutnya, “Ia mengatakan bahwa sebenarnya apa yang aku cari dan sebut sebagai hutan itu adalah hutan yang kita tinggali ini!. Kamu sudah mendapatkan dan tinggal di m hutan itu!” Benar, anakku. Kadang-kadang kita memang berpikir tentang hal-hal yang
jauh, padahal apa yang dimaksud itu sebenarnya sudah ada di depan mata.”
Kita semua adalah si Anak Monyet itu. Hal-hal sederhana, hal-hal ada di sekitar kita tidak kita perhatikan. Justru kita melihat hal yang “jauh-jauh” yang pada dasarnya sudah di depan mata. Kita gelisah dengan karir pekerjaan, kita gelisah dengan sekolah anak-anak, kita gelisah dengan segala
rencana kehidupan kita. Padahal, yang pekerjaan kita sekarang adalah bagian dari karir kita. Padahal, anak-anak kita bersekolah sekarang adalah bagian dari proses pendidikan mereka dan hidup yang kita jalani adalah bagian dari rangkaian kehidupan kita ke masa yang akan datang.
Maka pergilah si Anak Monyet itu mencari “hutan” yang ia gambarkan sebagai tempat hidup kau Monyet yang lebih baik. Sementara kedua orangtuanya tetap tinggal di hutan itu. Waktu terus berlalu, sampai suatu ketika, si Anak Monyet itu secara mengejutkan kembali ke orangtuanya. Tentu kedatangan anak semata wayang itu disambut gembira orangtuanya.
Sambil berpelukan, si Anak Monyet berkata, “Ayah, Ibu, aku tidak menemukan hutan seperti yang aku angan-angankan. Semua binatang yang aku temui selalu keheranan setiap aku menceritakan bahwa aku akan bergi ke sebuah tempat yang lebih baik bagi semua binatang yang bernama hutan.” “Malah, mereka mentertawakanku.” sambungnya sedih. Sang Ayah dan Ibu hanya tersenyum mendengarkan si Anak Monyet itu. “Sampai aku bertemu dengan Gajah yang bijaksana,” lanjutnya, “Ia mengatakan bahwa sebenarnya apa yang aku cari dan sebut sebagai hutan itu adalah hutan yang kita tinggali ini!. Kamu sudah mendapatkan dan tinggal di m hutan itu!” Benar, anakku. Kadang-kadang kita memang berpikir tentang hal-hal yang
jauh, padahal apa yang dimaksud itu sebenarnya sudah ada di depan mata.”
Kita semua adalah si Anak Monyet itu. Hal-hal sederhana, hal-hal ada di sekitar kita tidak kita perhatikan. Justru kita melihat hal yang “jauh-jauh” yang pada dasarnya sudah di depan mata. Kita gelisah dengan karir pekerjaan, kita gelisah dengan sekolah anak-anak, kita gelisah dengan segala
rencana kehidupan kita. Padahal, yang pekerjaan kita sekarang adalah bagian dari karir kita. Padahal, anak-anak kita bersekolah sekarang adalah bagian dari proses pendidikan mereka dan hidup yang kita jalani adalah bagian dari rangkaian kehidupan kita ke masa yang akan datang.
PERLU TINDAKAN ATAU TIDAK
Assalamu'alaikum Warahamtullahi Wabarakatuh:
Saudara/saudari Kaum Muslimin yang diberkati Allah.
Adalah baik jika kita punya sedikit waktu untuk membaca ini dan melakukan kebaikan.
Semoga Allah SWT membalasnya dan semoga kelak AIB kita diakhirat juga ditutupi oleh Allah SWT, Tuhan Hari Pembalasan. Amien...
Caranya simple:
Silahkan lihat dan pelajari apa yang dilakukan oleh orang orang fasiq ini dalam website http://beritamuslim.wordpress.com/
Jika kita setuju, kita bisa melaporkan kepada WORDPRESS untuk memblok situs ini karena penghinaanya dan penodaanya kepada Islam sudah sangat keterlaluan...
Untuk sementara:
1. Klik http://en.wordpress.com/report-spam/
2.Tulis email anda di Your Email
3. Tulis di Blog URL: http://beritamuslim.wordpress.com/
4. Tulis alasan anda di Why? misalnya dengan kata-kata:
"Blog Spamming and that blog was insulting religion islam"
"Hate, Racis, and Insulting Religions"
"Obscane, and using hate speech for insulting religion by misusing and exploiting the community"
5. klik tombol Report Blog.
Semoga Allah membalas kita karena telah membela agamanya, membela Allah dan Nabinya. Insya Allah.
Wa'alaykumsalam wr.wb
Saudara/saudari Kaum Muslimin yang diberkati Allah.
Adalah baik jika kita punya sedikit waktu untuk membaca ini dan melakukan kebaikan.
Semoga Allah SWT membalasnya dan semoga kelak AIB kita diakhirat juga ditutupi oleh Allah SWT, Tuhan Hari Pembalasan. Amien...
Caranya simple:
Silahkan lihat dan pelajari apa yang dilakukan oleh orang orang fasiq ini dalam website http://beritamuslim.wordpress.com/
Jika kita setuju, kita bisa melaporkan kepada WORDPRESS untuk memblok situs ini karena penghinaanya dan penodaanya kepada Islam sudah sangat keterlaluan...
Untuk sementara:
1. Klik http://en.wordpress.com/report-spam/
2.Tulis email anda di Your Email
3. Tulis di Blog URL: http://beritamuslim.wordpress.com/
4. Tulis alasan anda di Why? misalnya dengan kata-kata:
"Blog Spamming and that blog was insulting religion islam"
"Hate, Racis, and Insulting Religions"
"Obscane, and using hate speech for insulting religion by misusing and exploiting the community"
5. klik tombol Report Blog.
Semoga Allah membalas kita karena telah membela agamanya, membela Allah dan Nabinya. Insya Allah.
Wa'alaykumsalam wr.wb
Wacana Pernikahan
Assalamualaikum salam Warahmatullah
Welcome back, Team *senyum*
Lama tak berjumpa kembali. Semoga Allah Meridhai perjumpaan ini lewat sebuah pesan yang kali ini insya Allah dapat menjadi inspirasi bagi kita semua. Allahuma Amiin
Alhamdulillah, ada artikel baru lagi nih, sebelumnya mohon maaf karena ana tidak dapat menuliskan judul sumbernya lantaran anapun mendapatkannya di web bebas dan sumber artikel tidak disebutkan secara jelas. Tema Artikel kali ini berjudul Wacana Pernikahan yang dimana seperti yg disebutkan sebelumnya mudah2xan dapat menjadi inspirasi bagi kita semua dalam mengarungi hidup rumah tangga nanti. Insya Allah.
masri kita simak secara seksama...
***
Sumber: kaskus.us
1. KETIKA AKAN MENIKAH
Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita Jangan
lah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.
2. KETIKA MELAMAR
Anda bukan sedang meminta kepada orangtua/wali si gadis, tetapi
meminta kepada TUHAN melalui orang tua/wali si gadis.
3. KETIKA AKAD NIKAH
Anda berdua bukan menikah di hadapan negara, tetapi menikah di
hadapan TUHAN
4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN
Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoakan anda, karena
anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf
apabila anda berfikir untuk BERCERAI karena menyia-nyiakan doa
mereka.
5. SEJAK MALAM PERTAMA
Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan
bukan sepasang malaikat.!
6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur
bunga, tetapi juga semak belukar yg penuh onak dan duri.
7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat
berpegang tangan
8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK.
Cintailah isteri atau suami anda 100%
9. KETIKA TELAH MEMIKI ANAK.
Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda, tetapi
cintailah isteri atau suami anda100% dan
cintai anak-anak anda masing-masing 100%.
10.KETIKA EKONOMI KELUARGA BELUM MEMBAIK.
Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan
tingkat ketaatan suami dan isteri
11.KETIKA EKONOMI MEMBAIK
Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita
semasa menderita
12.KETIKA ANDA ADALAH SUAMI
Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit
secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolonganAnda.
13.KETIKA ANDA ADALAH ISTERI
Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu
berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.
14.KETIKA MENDIDIK ANAK
Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua
yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik
adalah orang tua yang jujur kepada anak ..
15.KETIKA ANAK BERMASALAH
Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama
dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh
orang tuanya.
16.KETIKA ADA PIL.
Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.
17.KETIKA ADA WIL
Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.
18.KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA
Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan
menuju potret keluarga bahagia.
19.KETIKA INGIN LANGGENG DAN HARMONIS
Gunakanlah formula 7 K
1 Ketaqwaan
2 Kasih sayang
3 Kesetiaan
4 Komunikasi dialogis
5 Keterbukaan
6 Kejujuran
7 Kesabaran
Mudah-mudahan........
sumber : kaskus.us
Welcome back, Team *senyum*
Lama tak berjumpa kembali. Semoga Allah Meridhai perjumpaan ini lewat sebuah pesan yang kali ini insya Allah dapat menjadi inspirasi bagi kita semua. Allahuma Amiin
Alhamdulillah, ada artikel baru lagi nih, sebelumnya mohon maaf karena ana tidak dapat menuliskan judul sumbernya lantaran anapun mendapatkannya di web bebas dan sumber artikel tidak disebutkan secara jelas. Tema Artikel kali ini berjudul Wacana Pernikahan yang dimana seperti yg disebutkan sebelumnya mudah2xan dapat menjadi inspirasi bagi kita semua dalam mengarungi hidup rumah tangga nanti. Insya Allah.
masri kita simak secara seksama...
***
Sumber: kaskus.us
1. KETIKA AKAN MENIKAH
Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita Jangan
lah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.
2. KETIKA MELAMAR
Anda bukan sedang meminta kepada orangtua/wali si gadis, tetapi
meminta kepada TUHAN melalui orang tua/wali si gadis.
3. KETIKA AKAD NIKAH
Anda berdua bukan menikah di hadapan negara, tetapi menikah di
hadapan TUHAN
4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN
Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoakan anda, karena
anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf
apabila anda berfikir untuk BERCERAI karena menyia-nyiakan doa
mereka.
5. SEJAK MALAM PERTAMA
Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan
bukan sepasang malaikat.!
6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur
bunga, tetapi juga semak belukar yg penuh onak dan duri.
7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat
berpegang tangan
8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK.
Cintailah isteri atau suami anda 100%
9. KETIKA TELAH MEMIKI ANAK.
Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda, tetapi
cintailah isteri atau suami anda100% dan
cintai anak-anak anda masing-masing 100%.
10.KETIKA EKONOMI KELUARGA BELUM MEMBAIK.
Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan
tingkat ketaatan suami dan isteri
11.KETIKA EKONOMI MEMBAIK
Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita
semasa menderita
12.KETIKA ANDA ADALAH SUAMI
Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit
secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolonganAnda.
13.KETIKA ANDA ADALAH ISTERI
Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu
berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.
14.KETIKA MENDIDIK ANAK
Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua
yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik
adalah orang tua yang jujur kepada anak ..
15.KETIKA ANAK BERMASALAH
Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama
dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh
orang tuanya.
16.KETIKA ADA PIL.
Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.
17.KETIKA ADA WIL
Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.
18.KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA
Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan
menuju potret keluarga bahagia.
19.KETIKA INGIN LANGGENG DAN HARMONIS
Gunakanlah formula 7 K
1 Ketaqwaan
2 Kasih sayang
3 Kesetiaan
4 Komunikasi dialogis
5 Keterbukaan
6 Kejujuran
7 Kesabaran
Mudah-mudahan........
sumber : kaskus.us
Khebatan Imam Ali ra hilang dihadapan Sayyidina Abu Bakar & Umar??? Tanya knp !!!
Kononnya Imam Ja'far al-Sadiq berkata :
“Siapa saja daripada kalangan Syi‘ah kami dan pencinta kami tidak memiliki Kitab Sulaim Bin Qais al-Hilali, mereka tidak mengetahui urusan kami dengan sebenarnya. Mereka tidak mengetahui sesuatu pun daripada sebab-sebab kami. Ia adalah hujah Syi‘ah yang mengandung rahasia daripada rahasia-rahasia keluarga Muhammad Saw.”
lho.. hubungannye ape sih... yookk marihh.. kita tengok masing dibawah nih..
- Khebatan pertama -
Al Kasyani, seorang ulama tafsir syi’ah menukilkan kisah berikut:
Dari Fatimah as mengatakan:
Terjadi gempa bumi pada masa Abubakar, lalu orang menemui Abubakar dan Umar, tetapi ternyata mereka juga keluar dari rumah berlari menuju Ali as, lalu masyarakat mengikuti mereka berdua, ketika mereka sampai di rumah Ali, Ali pun keluar tanpa mempedulikan orang yang berkumpul di depan rumahnya, Ali berjalan dan diikuti oleh manusia, ketika sampai di sebuah tempat lewatnya air hujan, lalu Ali duduk di atasnya, orang yang ada pun ikut duduk di sekitarnya, mereka melihat rumah-rumah kota Madinah bergoyang karena gempa, Ali bertanya pada mereka: apakah kalian ketakutan melihat gempa? Mereka menjawab: bagaimana kami tidak takut, kami belum pernah melihat gempa seperti itu. Lalu Ali menggerakkan bibirnya dan menepuk tangannya, lalu mengatakan: diamlah, ada apa? Lalu bumi berhenti bergoncang dengan ijin Allah.
Orang-orang yang ada terkejut, lebih terkejut dari saat mereka melihat Ali keluar dari rumahnya, Ali berkata pada mereka: "Apakah kalian heran melihat apa yang kulakukan?" Mereka menjawab: "Ya"
Ali mengatakan: Aku adalah orang yang dimaksud oleh Allah dalam firmannya :
"Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat)", (QS. 99:1)
"dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya", (QS. 99:2)
"dan manusia bertanya: "Mengapa bumi (jadi begini)", (QS. 99:3)
aku adalah manusia yang mengatakan: "ada apa ini?"
Dan ayat
"pada hari itu bumi menceritakan beritanya", (QS. 99:4)
akulah yang dimaksud dalam ayat itu
[Tafsir As Shafi hal 571]
- Khebatan kedua -
Al Majlisi menyebutkan dalam riwayat kisah yang panjang:
bahwa Ali mengisyaratkan tangannya pada dua awan, tiba-tiba kedua awan tersebut berubah menjadi seperti karpet, Ali menaiki sebuah awan sendirian, sementara beberapa sahabatnya seperti Salman dan Miqdad –seperti disebutkan dalam riwayat-menaiki karpet satu lagi.
Ali mengatakan sambil duduk di awan: "Aku adalah mata Allah di bumi, aku adalah lidah Allah yang berbicara pada makhlukNya, aku adalah cahaya Allah yang tidak pernah padam, aku adalah pintu menuju Allah, dan hujjahNya atas seluruh makhlukNya".
[Biharul Anwar, jilid 34 hal 27]
- Khebatan ketiga -
Masih lanjutan kisah diatas,
Sedangkah para sahabat Ali bertanya kepadanya tentang mukjizat para Nabi, lalu Ali menjawan: "Aku akan menunjukkan kalian yang lebih hebat dari mukjizat para Nabi",
Hingga Ali berkata: "Demi Dzat yang membelah biji dan menghidupkan jiwa, aku memiliki kekuasaan di langit dan bumi, yang jika kalian ketahui sebagian saja pasti kalian akan gila, sesungguhnya Nama Allah yang teragung terdiri dari tujuh puluh dua huruf, Ashif bin Barjhiya hanya memiliki satu huruf yang diucapkannya, lalu Allah membenamkan bumi antara Asif dan singgasana Bilqis, hingga dia bisa mengambil singgasana bilqis dengan tangannya, lalu bumi kembali lagi seperti sediakala dalam waktu lebih cepat dari kedipan mata, demi Allah kami memiliki tujuh puluh dua huruf, Allah hanya memiliki satu huruf saja yang tidak diberitahukan pada siapa pun".
[Biharul Anwar jilid 34 hal 27]
_________________________________________________________________________
Tapi..... ????? Tapi..... ????? Tapi..... ????? Tapi..... ?????
Kitab Sulaim bin Qais Al Hilali memuat kisah baiatnya Imam Ali kpd Sayyidina Abu Bakar ra (intinya baik syiah maupun sunni mngakui adanya baiat itu)
Dalam Kitab Sulaim bin Qais Al Hilali diceritakan bahwa Abubakar mengutus budaknya Qunfudz untuk memanggil Ali agar berbaiat, tetapi Ali menolak untuk berbaiat, lalu Abubakar mengatakan pada budaknya : "Kembalilah pada Ali, jika ia mau kemari maka kembalilah bersamanya, jika dia masih menolak maka masuklah ke rumahnya, jika masih menolak bakar saja rumahnya".
Lalu Qunfudz si terkutuk kembali ke rumah bersama beberapa orang dan mereka masuk ke rumah Ali tanpa seijinnya, Ali bangkit untuk meraih pedangnya, tetapi didahului oleh para penyerang yang berjumlah banyak, Ali berusaha meraih pedang mereka tetapi gagal karena para penyerang mengeroyoknya, mereka mengikatkan tali di leher Ali.
Fatimah mencoba menghalangi mereka di pintu rumah tetapi Qunfudz si terkutuk mencambuknya, hingga saat Fatimah meninggal dunia nampak di lengannya bekas dipukul cambuk, semoga dia dilaknat Allah, lalu mereka menyeret Ali dengan tali ke hadapan Abubakar, dan Ali berkata: "Demi Allah jika aku dapat memegang padangku, kalian tidak akan dapat melakukan ini padaku.", Umar membentaknya: "Segeralah berbaiat, jangan banyak omong kosong.", Ali menjawab: "Jika aku tidak mau berbaiat apa yang akan kalian lakukan?".
Mereka menjawab: "Kami akan membunuhmu dalam keadaan hina", hingga akhirnya Abubakar mengatakan: "Segeralah berbaiat", Ali menjawab: "Jika aku menolak ?" Abubakar menjawab: "Kami akan membunuhmu", lalu Ali menasehati mereka tiga kalimat lalu mengulurkan tangannya tanpa membuka telapak tangan, lalu Abubakar memukulnya, lalu Ali berteriak sebelum berbaiat, sedangkan di lehernya ada tali yang membelenggu: "Wahai saudaraku, kaumku menghinakanku dan hampir membunuhku."
[Kitab Sulaim bin Qais hal 83-89]
Jadi sapa sih nyang menghinakan ahlul bait Nabi SAW... Sunni atawa Syiah??? Klo pnya akal sadar donk.. sblum kburu didatangi malakul maut..
“Siapa saja daripada kalangan Syi‘ah kami dan pencinta kami tidak memiliki Kitab Sulaim Bin Qais al-Hilali, mereka tidak mengetahui urusan kami dengan sebenarnya. Mereka tidak mengetahui sesuatu pun daripada sebab-sebab kami. Ia adalah hujah Syi‘ah yang mengandung rahasia daripada rahasia-rahasia keluarga Muhammad Saw.”
lho.. hubungannye ape sih... yookk marihh.. kita tengok masing dibawah nih..
- Khebatan pertama -
Al Kasyani, seorang ulama tafsir syi’ah menukilkan kisah berikut:
Dari Fatimah as mengatakan:
Terjadi gempa bumi pada masa Abubakar, lalu orang menemui Abubakar dan Umar, tetapi ternyata mereka juga keluar dari rumah berlari menuju Ali as, lalu masyarakat mengikuti mereka berdua, ketika mereka sampai di rumah Ali, Ali pun keluar tanpa mempedulikan orang yang berkumpul di depan rumahnya, Ali berjalan dan diikuti oleh manusia, ketika sampai di sebuah tempat lewatnya air hujan, lalu Ali duduk di atasnya, orang yang ada pun ikut duduk di sekitarnya, mereka melihat rumah-rumah kota Madinah bergoyang karena gempa, Ali bertanya pada mereka: apakah kalian ketakutan melihat gempa? Mereka menjawab: bagaimana kami tidak takut, kami belum pernah melihat gempa seperti itu. Lalu Ali menggerakkan bibirnya dan menepuk tangannya, lalu mengatakan: diamlah, ada apa? Lalu bumi berhenti bergoncang dengan ijin Allah.
Orang-orang yang ada terkejut, lebih terkejut dari saat mereka melihat Ali keluar dari rumahnya, Ali berkata pada mereka: "Apakah kalian heran melihat apa yang kulakukan?" Mereka menjawab: "Ya"
Ali mengatakan: Aku adalah orang yang dimaksud oleh Allah dalam firmannya :
"Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat)", (QS. 99:1)
"dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya", (QS. 99:2)
"dan manusia bertanya: "Mengapa bumi (jadi begini)", (QS. 99:3)
aku adalah manusia yang mengatakan: "ada apa ini?"
Dan ayat
"pada hari itu bumi menceritakan beritanya", (QS. 99:4)
akulah yang dimaksud dalam ayat itu
[Tafsir As Shafi hal 571]
- Khebatan kedua -
Al Majlisi menyebutkan dalam riwayat kisah yang panjang:
bahwa Ali mengisyaratkan tangannya pada dua awan, tiba-tiba kedua awan tersebut berubah menjadi seperti karpet, Ali menaiki sebuah awan sendirian, sementara beberapa sahabatnya seperti Salman dan Miqdad –seperti disebutkan dalam riwayat-menaiki karpet satu lagi.
Ali mengatakan sambil duduk di awan: "Aku adalah mata Allah di bumi, aku adalah lidah Allah yang berbicara pada makhlukNya, aku adalah cahaya Allah yang tidak pernah padam, aku adalah pintu menuju Allah, dan hujjahNya atas seluruh makhlukNya".
[Biharul Anwar, jilid 34 hal 27]
- Khebatan ketiga -
Masih lanjutan kisah diatas,
Sedangkah para sahabat Ali bertanya kepadanya tentang mukjizat para Nabi, lalu Ali menjawan: "Aku akan menunjukkan kalian yang lebih hebat dari mukjizat para Nabi",
Hingga Ali berkata: "Demi Dzat yang membelah biji dan menghidupkan jiwa, aku memiliki kekuasaan di langit dan bumi, yang jika kalian ketahui sebagian saja pasti kalian akan gila, sesungguhnya Nama Allah yang teragung terdiri dari tujuh puluh dua huruf, Ashif bin Barjhiya hanya memiliki satu huruf yang diucapkannya, lalu Allah membenamkan bumi antara Asif dan singgasana Bilqis, hingga dia bisa mengambil singgasana bilqis dengan tangannya, lalu bumi kembali lagi seperti sediakala dalam waktu lebih cepat dari kedipan mata, demi Allah kami memiliki tujuh puluh dua huruf, Allah hanya memiliki satu huruf saja yang tidak diberitahukan pada siapa pun".
[Biharul Anwar jilid 34 hal 27]
_________________________________________________________________________
Tapi..... ????? Tapi..... ????? Tapi..... ????? Tapi..... ?????
Kitab Sulaim bin Qais Al Hilali memuat kisah baiatnya Imam Ali kpd Sayyidina Abu Bakar ra (intinya baik syiah maupun sunni mngakui adanya baiat itu)
Dalam Kitab Sulaim bin Qais Al Hilali diceritakan bahwa Abubakar mengutus budaknya Qunfudz untuk memanggil Ali agar berbaiat, tetapi Ali menolak untuk berbaiat, lalu Abubakar mengatakan pada budaknya : "Kembalilah pada Ali, jika ia mau kemari maka kembalilah bersamanya, jika dia masih menolak maka masuklah ke rumahnya, jika masih menolak bakar saja rumahnya".
Lalu Qunfudz si terkutuk kembali ke rumah bersama beberapa orang dan mereka masuk ke rumah Ali tanpa seijinnya, Ali bangkit untuk meraih pedangnya, tetapi didahului oleh para penyerang yang berjumlah banyak, Ali berusaha meraih pedang mereka tetapi gagal karena para penyerang mengeroyoknya, mereka mengikatkan tali di leher Ali.
Fatimah mencoba menghalangi mereka di pintu rumah tetapi Qunfudz si terkutuk mencambuknya, hingga saat Fatimah meninggal dunia nampak di lengannya bekas dipukul cambuk, semoga dia dilaknat Allah, lalu mereka menyeret Ali dengan tali ke hadapan Abubakar, dan Ali berkata: "Demi Allah jika aku dapat memegang padangku, kalian tidak akan dapat melakukan ini padaku.", Umar membentaknya: "Segeralah berbaiat, jangan banyak omong kosong.", Ali menjawab: "Jika aku tidak mau berbaiat apa yang akan kalian lakukan?".
Mereka menjawab: "Kami akan membunuhmu dalam keadaan hina", hingga akhirnya Abubakar mengatakan: "Segeralah berbaiat", Ali menjawab: "Jika aku menolak ?" Abubakar menjawab: "Kami akan membunuhmu", lalu Ali menasehati mereka tiga kalimat lalu mengulurkan tangannya tanpa membuka telapak tangan, lalu Abubakar memukulnya, lalu Ali berteriak sebelum berbaiat, sedangkan di lehernya ada tali yang membelenggu: "Wahai saudaraku, kaumku menghinakanku dan hampir membunuhku."
[Kitab Sulaim bin Qais hal 83-89]
Jadi sapa sih nyang menghinakan ahlul bait Nabi SAW... Sunni atawa Syiah??? Klo pnya akal sadar donk.. sblum kburu didatangi malakul maut..
Kisah Penuh Hikmah : Kejarlah Impian Sejati
Suatu hari, ada seorang muda yang bertemu dengan seorang tua yang bijaksana. Si anak muda bertanya, “Pak, sebagai seorang yang sudah kenyang dengan pengalaman tentunya anda bisa menjawab semua pertanyaan saya”.
“Apa yang ingin kau ketahui anak muda ?” tanya si orang tua. “Saya ingin tahu, apa sebenarnya yang dinamakan impian sejati di dunia ini”. Jawab si anak muda.
Orang tua itu tidak menjawab pertanyaan si anak, tapi mengajaknya berjalan-jalan di tepi pantai. Sampai di suatu sisi, kemudian mereka berjalan menuju ke tengah laut. Setelah sampai agak ke tengah di tempat yang lumayan dalam, orang tua itu dengan tiba-tiba mendorong kepada si anak muda ke dalam air.
Anak muda itu meronta-2, tapi orang tua itu tidak melepaskan pegangannya. Sampai kemudian anak muda itu dengan sekuat tenaga mendorong keatas, dan bisa lepas dari cekalan orang tua tersebut.
“Hai, apa yang barusan bapak lakukan, bapak bisa membunuh saya” tegur si anak muda kepada orang bijak tersebut. Orang tua tersebut tidak menjawab pertanyaan si anak, malah balik bertanya ,”Apa yang paling kau inginkan saat kamu berada di dalam air tadi ?”. “Udara, yang paling saya inginkan adalah udara”. Jawab si anak muda.
“Hmmm, bagaimana kalo saya tawarkan hal yang lain sebagai pengganti udara, misalnya emas, permata, kekayaaan, atau umur panjang ?”tanya si orang tua itu lagi.
“Tidak ….. tidak …… tidak ada yang bisa menggantikan udara. Walaupun seisi dunia ini diberikan kepada saya, tidak ada yang bisa menggantikan udara ketika saya berada di dalam air” jelas si anak muda.
“Nah, kamu sudah menjawab pertanyaanmu sendiri kalau begitu. KALAU KAMU MENGINGINKAN SESUATU SEBESAR KEINGINANMU AKAN UDARA KETIKA KAMU BERADA DI DALAM AIR, ITULAH IMPIAN SEJATI” kata si orang tua dengan bijak.
Impian dan harapan. Keduanya mirip namun berbeda. Harapan lebih kepada sesuatu di masa depan yang terjadi dengan sendirinya atau atas hasil kerja orang lain. Campur tangan kita kecil sekali, atau bahkan tidak ada. Impian tidak seperti itu. Apapun yang terjadi, mau tidak mau, dengan perjuangan sekeras apapun impian itu HARUS tercapai.
“Apa yang ingin kau ketahui anak muda ?” tanya si orang tua. “Saya ingin tahu, apa sebenarnya yang dinamakan impian sejati di dunia ini”. Jawab si anak muda.
Orang tua itu tidak menjawab pertanyaan si anak, tapi mengajaknya berjalan-jalan di tepi pantai. Sampai di suatu sisi, kemudian mereka berjalan menuju ke tengah laut. Setelah sampai agak ke tengah di tempat yang lumayan dalam, orang tua itu dengan tiba-tiba mendorong kepada si anak muda ke dalam air.
Anak muda itu meronta-2, tapi orang tua itu tidak melepaskan pegangannya. Sampai kemudian anak muda itu dengan sekuat tenaga mendorong keatas, dan bisa lepas dari cekalan orang tua tersebut.
“Hai, apa yang barusan bapak lakukan, bapak bisa membunuh saya” tegur si anak muda kepada orang bijak tersebut. Orang tua tersebut tidak menjawab pertanyaan si anak, malah balik bertanya ,”Apa yang paling kau inginkan saat kamu berada di dalam air tadi ?”. “Udara, yang paling saya inginkan adalah udara”. Jawab si anak muda.
“Hmmm, bagaimana kalo saya tawarkan hal yang lain sebagai pengganti udara, misalnya emas, permata, kekayaaan, atau umur panjang ?”tanya si orang tua itu lagi.
“Tidak ….. tidak …… tidak ada yang bisa menggantikan udara. Walaupun seisi dunia ini diberikan kepada saya, tidak ada yang bisa menggantikan udara ketika saya berada di dalam air” jelas si anak muda.
“Nah, kamu sudah menjawab pertanyaanmu sendiri kalau begitu. KALAU KAMU MENGINGINKAN SESUATU SEBESAR KEINGINANMU AKAN UDARA KETIKA KAMU BERADA DI DALAM AIR, ITULAH IMPIAN SEJATI” kata si orang tua dengan bijak.
Impian dan harapan. Keduanya mirip namun berbeda. Harapan lebih kepada sesuatu di masa depan yang terjadi dengan sendirinya atau atas hasil kerja orang lain. Campur tangan kita kecil sekali, atau bahkan tidak ada. Impian tidak seperti itu. Apapun yang terjadi, mau tidak mau, dengan perjuangan sekeras apapun impian itu HARUS tercapai.
Kisah Penuh Hikmah : Siapa yang Mati
Suatu ketika ada seorang janda yang sangat berduka karena anak satu-satunya mati. Sembari membawa jenasah anaknya, wanita ini menghadap Sang Guru untuk meminta mantra atau ramuan sakti yang bisa menghidupkan kembali anaknya.
Sang Guru mengamati bahwa wanita di hadapannya ini tengah tenggelam dalam kesedihan yang sangat mendalam, bahkan sesekali ia meratap histeris. Alih-alih memberinya kata-kata penghiburan atau penjelasan yang dirasa masuk akal, Sang Guru berujar:
“Aku akan menghidupkan kembali anakmu, tapi aku membutuhkan sebutir biji lada.”
“Itu saja syaratnya?” tanya wanita itu dengan keheranan.
“Oh, ya, biji lada itu harus berasal dari rumah yang anggota penghuninya belum pernah ada yang mati.”
Dengan “semangat 45″, wanita itu langsung beranjak dari tempat itu, hatinya sangat entusias, “Guru ini memang sakti dan baik sekali, dia akan menghidupkan anakku!”
Dia mendatangi sebuah rumah, mengetuk pintunya, dan bertanya: “Tolonglah saya. Saya sangat membutuhkan satu butir biji lada. Maukah Anda memberikannya?” “Oh, boleh saja,” jawab tuan rumah. “Anda baik sekali Tuan, tapi maaf, apakah anggota rumah ini belum pernah ada yang mati?” “Oh, ada, paman kami meninggal tahun lalu.” Wanita itu segera berpamitan karena dia tahu bahwa ini bukan rumah yang tepat untuk meminta biji lada yang dibutuhkannya.
Ia mengetuk rumah-rumah berikutnya, semua penghuni rumah dengan senang hati bersedia memberikan biji lada untuknya, tetapi ternyata tak satu pun rumah yang terhindar dari peristiwa kematian sanak saudaranya. “Ayah kami barusan wafat…,” “Kakek kami sudah meninggal…,” “Ipar kami tewas dalam kecelakaan minggu lalu…,” dan sebagainya.
Ke mana pun dia pergi, dari gubuk sampai istana, tak satu tempat pun yang memenuhi syarat tidak pernah kehilangan anggotanya. Dia malah terlibat dalam mendengarkan cerita duka orang lain. Berangsur-angsur dia menyadari bahwa dia tidak sendirian dalam penderitaan ini; tak seorang pun yang terlepas dari penderitaan.
Pada penghujung hari, wanita ini kembali menghadap Sang Guru dalam keadaan batin yang sangat berbeda dengan sebelumnya. Dia mengucap lirih, “Guru, saya akan menguburkan anak saya.” Sang Guru hanya mengangguk seraya tersenyum lembut.
Mungkin saja Sang Guru bisa mengerahkan kesaktian dan menghidupkan kembali anak yang telah mati itu, tetapi kalau pun bisa demikian, apa hikmahnya?
Bukankah anak tersebut suatu hari akan mati lagi juga? Alih-alih berbuat demikian Sang Guru membuat wanita yang tengah berduka itu mengalami pembelajaran langsung dan menyadari suatu kenyataan hidup yang tak terelakkan bagi siapa pun: siapa yang tak mati?
Penghiburan sementara belaka bukanlah solusi sejati terhadap peristiwa dukacita mendalam seperti dalam cerita di atas.
Penderitaan hanya benar-benar bisa diatasi dengan pengertian yang benar akan dua hal:
(1) kenyataan hidup sebagaimana adanya, bukan sebagaimana maunya kita, dan
(2) bahwasanya pada dasarnya penderitaan dan kebahagiaan adalah sesuatu yang bersumber dari dalam diri kita sendiri
Ya Allah Berilah Ketenangan dalam Jiwa kami, Berkahilah hidup ini
Lakukanlah sedikit kebaikan dengan membrikan hikmah cerita ini kepada teman-teman kita yang lain, Semoga ketenangan dan kesabaran hadir dalam jiwa kita.
Kembali ke Masjid dengan membawa ketenangan
Sang Guru mengamati bahwa wanita di hadapannya ini tengah tenggelam dalam kesedihan yang sangat mendalam, bahkan sesekali ia meratap histeris. Alih-alih memberinya kata-kata penghiburan atau penjelasan yang dirasa masuk akal, Sang Guru berujar:
“Aku akan menghidupkan kembali anakmu, tapi aku membutuhkan sebutir biji lada.”
“Itu saja syaratnya?” tanya wanita itu dengan keheranan.
“Oh, ya, biji lada itu harus berasal dari rumah yang anggota penghuninya belum pernah ada yang mati.”
Dengan “semangat 45″, wanita itu langsung beranjak dari tempat itu, hatinya sangat entusias, “Guru ini memang sakti dan baik sekali, dia akan menghidupkan anakku!”
Dia mendatangi sebuah rumah, mengetuk pintunya, dan bertanya: “Tolonglah saya. Saya sangat membutuhkan satu butir biji lada. Maukah Anda memberikannya?” “Oh, boleh saja,” jawab tuan rumah. “Anda baik sekali Tuan, tapi maaf, apakah anggota rumah ini belum pernah ada yang mati?” “Oh, ada, paman kami meninggal tahun lalu.” Wanita itu segera berpamitan karena dia tahu bahwa ini bukan rumah yang tepat untuk meminta biji lada yang dibutuhkannya.
Ia mengetuk rumah-rumah berikutnya, semua penghuni rumah dengan senang hati bersedia memberikan biji lada untuknya, tetapi ternyata tak satu pun rumah yang terhindar dari peristiwa kematian sanak saudaranya. “Ayah kami barusan wafat…,” “Kakek kami sudah meninggal…,” “Ipar kami tewas dalam kecelakaan minggu lalu…,” dan sebagainya.
Ke mana pun dia pergi, dari gubuk sampai istana, tak satu tempat pun yang memenuhi syarat tidak pernah kehilangan anggotanya. Dia malah terlibat dalam mendengarkan cerita duka orang lain. Berangsur-angsur dia menyadari bahwa dia tidak sendirian dalam penderitaan ini; tak seorang pun yang terlepas dari penderitaan.
Pada penghujung hari, wanita ini kembali menghadap Sang Guru dalam keadaan batin yang sangat berbeda dengan sebelumnya. Dia mengucap lirih, “Guru, saya akan menguburkan anak saya.” Sang Guru hanya mengangguk seraya tersenyum lembut.
Mungkin saja Sang Guru bisa mengerahkan kesaktian dan menghidupkan kembali anak yang telah mati itu, tetapi kalau pun bisa demikian, apa hikmahnya?
Bukankah anak tersebut suatu hari akan mati lagi juga? Alih-alih berbuat demikian Sang Guru membuat wanita yang tengah berduka itu mengalami pembelajaran langsung dan menyadari suatu kenyataan hidup yang tak terelakkan bagi siapa pun: siapa yang tak mati?
Penghiburan sementara belaka bukanlah solusi sejati terhadap peristiwa dukacita mendalam seperti dalam cerita di atas.
Penderitaan hanya benar-benar bisa diatasi dengan pengertian yang benar akan dua hal:
(1) kenyataan hidup sebagaimana adanya, bukan sebagaimana maunya kita, dan
(2) bahwasanya pada dasarnya penderitaan dan kebahagiaan adalah sesuatu yang bersumber dari dalam diri kita sendiri
Ya Allah Berilah Ketenangan dalam Jiwa kami, Berkahilah hidup ini
Lakukanlah sedikit kebaikan dengan membrikan hikmah cerita ini kepada teman-teman kita yang lain, Semoga ketenangan dan kesabaran hadir dalam jiwa kita.
Kembali ke Masjid dengan membawa ketenangan
Langganan:
Postingan (Atom)
mari bersama mengembalikan kehidupan Islam.